
Pelatih ganda putri Pelatnas PBSI Karel Mainaky memecah Apriyani/Fadia lagi dengan memasangkan mereka dengan pemain lain. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pelatih ganda putri utama Pelatnas PBSI, Karel Mainaky akhirnya buka-bukaan soal alasan meracik dua pasangan baru di 2026. Termasuk perihal memecah duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
PBSI melalui media sosial resminya beberapa waktu lalu mengumumkan dua pasangan ganda putri baru untuk 2026. Mereka adalah Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
Tapi sejak saat itu belum ada penjelasan apapun dari tim pelatih PBSI. Kini setelah tahun baru, Karel Mainaky buka suara. Ia mengatakan kombinasi itu muncul setelah melihat buruknya hasil dua pasangan sebelumnya, Apriyani/Fadia dan Lanny/Tiwi.
"Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi tapi hasilnya belum memuaskan dan saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan," kata Karel dalam keterangan resmi PP PBSI, dipetik Senin (12/1).
"Sebagai pelatih saya harus cepat mengambil keputusan jadi saya kembali putar menjadi Fadia/Tiwi dan Apri/Lanny," tambahnya.
Sebelumnya penetapan dua pasangan ini hangat oleh warganet, dan juga Badminton Lovers (BL). Banyak dari mereka yang gembira karena duet FadiaTiwi cukup sering digaungkan sebelumnya.
Apalagi, Fadia/Tiwi pernah berduet untuk satu pertandingan. Yakni di Piala Sudirman 2025 pada babak semifinal, di mana mereka dipasangkan melawan Baek Ha Na/Lee So Hee. Saat itu Fadia/Amallia kalah, tapi lewat duel rubber 10-21, 21-18, 15-21.
Sementara bagi Apriyani/Lanny, ini jadi kali pertama dipasangkan. Mereka disatukan setelah beberapa kali gagal dengan pasangan sebelum-sebelumnya.
Selain dengan Fadia, Apriyani pernah berpasangan dengan Febi Setianingrum. Sementara Lanny, pernah berduet dengan Siti Fadia dan juga Tiwi.
"Pertimbangannya Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut," ungkap Karel.
Nah terdekat, Apriyani/Lanny dan Fadia/Tiwi akan debut di Indonesia Masters 2026. Karel Mainaky berharap kedua pasangan itu nyetel dan tampil bagus.
Harapannya, kata Karel, mereka dapat menyaingi duet ganda putri sebelumnya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
"Untuk pertandingan pertama setidaknya di Daihatsu Indonesia Masters 2026 nanti, harapan saya ya mereka bisa menyamai atau bahkan kalau bisa melebihi dua pasangan lainnya yang sudah lumayan progress-nya, Ana/Trias dan Rachel/Febi," terang Karel.
"Jadi persaingannya bisa lebih bagus, untuk mau tembus ke atas lagi. Kalau dalam sini ada persaingan yang lebih ketat akan mendukung untuk bisa tembus lagi ke atas," imbuhnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
