Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Desember 2025 | 00.40 WIB

Tim Woodball Indonesia Tutup SEA Games Thailand 2025 dengan Empat Perak dan Dua Perunggu

 

Atlet woodball Indonesia di Sea Games 2025 Thailand. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

JawaPos.com – Tim Woodball Indonesia menutup rangkaian SEA Games Thailand 2025 dengan capaian empat medali perak dan dua medali perunggu. Hasil tersebut diraih dari sejumlah nomor yang dipertandingkan hingga hari terakhir di Chonburi, Thailand.

Pada hari terakhir pertandingan, Indonesia menambah dua medali perunggu dari nomor perseorangan. Medali tersebut dipersembahkan oleh Marga Nugraha Susilo di nomor men’s single stroke dan Febriyanti pada nomor women’s single stroke.

Marga mengaku bersyukur atas pencapaiannya di ajang multievent terbesar di Asia Tenggara tersebut. Ia menilai penampilannya merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani selama persiapan.

“Alhamdulillah, rasanya sangat senang dan bangga. Apa yang saya lakukan selama ini sudah maksimal,” ujar Margo, sapaan karibnya.

Lebih lanjut, Marga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pengembangan woodball di Indonesia. Ia berharap olahraga ini semakin dikenal luas dan mampu mencetak prestasi di level internasional.

“Ke depannya saya akan tetap membantu di lapangan dan berupaya meningkatkan prestasi woodball Indonesia,” tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Febriyanti yang turun di nomor women’s single stroke. Ia mengaku lega bisa menyelesaikan pertandingan meski hasil yang diraih belum sesuai harapan.

“Lega karena akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan, walaupun hasilnya belum maksimal,” kata Febriyanti.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia Woodball Association IWbA Aang Sunadji menilai hasil di SEA Games Thailand 2025 menjadi bahan evaluasi penting bagi tim nasional. Ia mengakui target yang dicanangkan sebelumnya belum berhasil dicapai.

Aang menyebut masih banyak aspek yang perlu dibenahi secara menyeluruh mulai dari persiapan hingga adaptasi di arena pertandingan. Faktor kesiapan tuan rumah juga menjadi salah satu tantangan utama bagi atlet Indonesia.

“Yang harus diperbaiki adalah semuanya. Kami sebelumnya optimistis, namun ada beberapa faktor yang tidak kami perhitungkan. Tuan rumah sangat siap karena telah berlatih di venue selama berbulan-bulan sehingga sangat memahami karakter lapangan,” jelas Aang.

Ia menambahkan tekanan di ajang multievent memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kejuaraan tunggal. Atmosfer kompetisi yang besar turut memengaruhi kondisi mental para atlet.

“Tekanan multievent sangat berbeda dengan single event. Keriuhan dan euforianya membuat atlet merasakan beban besar untuk tampil maksimal demi bangsa dan negara. Baru pada hari kedua mereka mulai menemukan ketenangan dalam bermain,” sambungnya.

Secara keseluruhan, Tim Woodball Indonesia meraih empat medali perak dari nomor men’s team fairway, women’s team fairway, men’s team stroke, dan women’s team stroke. Dua medali perunggu diraih dari nomor men’s single stroke dan women’s single stroke di SEA Games Thailand 2025.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore