
Diva memimpin dan diikuti Hilman di Motocross GTX Championship. (Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Ducati MX Team Indonesia sapu bersih podium di Motocross GTX Championship dan menghadirkan kado indah penutup tahun 2025 yang penuh makna. Dominasi ini dipastikan lewat penampilan gemilang Diva Ismayana dan Hilman Maksum pada balapan final Sunday Race.
Balapan Sunday Race menjadi lanjutan persaingan panas dari hari sebelumnya yang sudah menyedot perhatian publik. Atmosfer lintasan terasa semakin intens karena race kedua ini menjadi penentuan akhir perebutan podium.
Sejak start, Diva Ismayana tampil tenang dan langsung menguasai jalannya balapan. Ia menjaga ritme secara konsisten hingga mampu mempertahankan posisi terdepan sampai finis.
Diva mengaku memilih pendekatan berbeda dibandingkan balapan sebelumnya.
“Pada balapan kedua ini, saya memilih menerapkan strategi yang lebih santai dan menikmati jalannya balapan tanpa terlalu banyak tekanan,” ujarnya.
Pendekatan tersebut membuat performanya terasa lebih stabil sepanjang race. “Dengan cara itu, saya bisa menjaga ritme dan fokus lap demi lap dengan lebih tenang dan terukur,” tambah Diva.
Sementara itu, Hilman Maksum tampil agresif sejak awal lomba. Ia langsung melakukan push sejak start demi menjaga posisi dan menekan jarak dengan pimpinan balapan.
Perubahan setelan motor menjadi faktor penting dalam peningkatan performanya.
“Hari ini kami melakukan penyetelan ulang pada suspensi belakang, dan hasilnya terasa jauh lebih nyaman dibandingkan kemarin,” kata Hilman.
Hilman juga mencatat peningkatan signifikan dari sisi kecepatan. “Best time saya hari ini ada di 1.34, dan itu sangat membantu saya menjaga kecepatan hingga akhirnya bisa naik satu posisi,” ungkapnya.
Hasil tersebut membuat Hilman finis di posisi kedua setelah sebelumnya berada di podium ketiga. Ducati MX Team Indonesia pun memastikan sapu bersih podium di Motocross GTX Championship.
Pencapaian ini terasa spesial mengingat persiapan tim tidak berjalan ideal. Kondisi fisik pembalap sempat menurun akibat perjalanan panjang jelang balapan hari Sabtu.
Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menjelaskan situasi tersebut. “Balapan pertama tidak maksimal karena kondisi fisik mereka menurun setelah perjalanan panjang,” ujarnya.
Keterbatasan waktu latihan juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim. “Waktu latihan sangat minim karena sebelumnya kami tampil di Bali dan setelah itu motor serta mekanik harus langsung ke Kalimantan Selatan,” jelas Johny.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022