
Aksi dukungan Gerakan Mahasiswa Jawa Tengah di Kampus Unugha Cilacap, terhadap aksi mogok makan mahasiswa dan warga Kabupaten Sumbawa Barat (Amanat KSB) di Komnas HAM. Istimewa
JawaPos.com–Empat petarung Indonesia akan mengikuti jejak Jeka Saragih berlaga di Road to UFC Season 2 pada 27 dan 28 Mei di Shanghai, Tiongkok. Road to UFC merupakan ajang pencarian atlet MMA dari Asia dengan sistem turnamen yang menyediakan kontrak UFC bagi pemenang di kelasnya.
Keempat petarung MMA Indonesia yang siap mengibarkan bendera merah putih di Tiongkok dan mencoba merebut kontrak UFC adalah Ronal Siahaan, Billy Pasulatan, Windri Patilima, dan Eperaim Ginting. Diharapkan bisa meningkatkan karir MMA mereka secara internasional. Didukung Mola, mereka juga sebelumnya telah mendapatkan pelatihan secara intensif di San Diego, Amerika Serikat, sejak Februari, di bawah pelatih Marc Fiore dan Jake Buracker.
Dalam masa persiapan menuju Road to UFC Season 2, keempat petarung Indonesia itu masing-masing memperlihatkan kemampuan dan karakter unik. Coach Marc Fiore mengatakan, Billy (Pasulatan) adalah petarung yang sangat menarik untuk ditonton.
”Billy memiliki kekuatan dan saya berharap dia bisa menang,” sebut Marc Fiore dalam video di akun Instagram @mola.sport.
Berbeda lagi pendapat dia tentang Windri Patilima yang sebelumnya berprofesi sebagai buruh bangunan dan sopir ojol.
”Windri adalah sosok misterius dan salah satu yang paling bertalenta. Saya percaya pada keahlian dan kemampuannya. Ia memiliki kemauan yang tinggi dan bisa dibilang gigih,” puji Marc.
Dari jadwal resmi Road to UFC 2 yang dikeluarkan pihak UFC, pada laga Sabtu (27/5), Ronal Siahaan akan bertarung melawan Rei Tsuruya dari Jepang di episode 1 yang dimulai pada pukul 17.00 WIB. Sementara Billy Pasulatan akan melawan petarung Tiongkok, Ji Niushiyue di episode 2 yang akan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Kedua petarung Indonesia tersebut masing-masing akan bertanding di kelas terbang (flyweight). Keesokan harinya, pada Minggu (28/5), giliran Windri Patilima bertanding melawan petarung Jepang, Shin Haraguchi di kelas ringan (lightweight) serta Eperaim Ginting yang akan berhadapan dengan petarung tuan rumah Daermisi Zhawupasi asal Tiongkok di kelas bantam (bantamweight). Kedua petarung ini sama-sama akan tampil di episode 4 yang dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Konsisten mendukung terus pembinaan olahraga, di Indonesia khususnya Mixed Martial Art, Mola memberikan jalan terbuka bagi siapa saja petarung muda Indonesia yang memiliki aspirasi untuk berprestasi internasional. Perwakilan Mola Mirwan Suwarso menyatakan, yakin petarung Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk berprestasi secara internasional.
”Setelah Jeka Saragih menjadi petarung Indonesia pertama yang mendapat kontrak UFC, bukan saatnya lagi petarung Indonesia hanya menjadi penonton pada laga-laga internasional. Kita akan terus berusaha menyiapkan jalan yang terbaik, semoga empat petarung yang akan bertanding akhir pekan ini bisa mengikuti jejak Jeka Saragih di Road to UFC 2,” ucap Mirwan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
