
Atlet bola basket putri Maxine Maria Sutisna berpose di sela-sela turnamen eksebisi Wonders di M Bloc, Jakarta, Minggu (21/5/2023). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
JawaPos.com - Dua atlet basket muda, Maxine Maria Sutisna dan Praisey Blessed mengutarakan harapannya agar kompetisi bola basket dapat kembali bergulir di Indonesia setelah dalam beberapa tahun terakhir gagal digelar, dikutip dari ANTARA.
Kompetisi bola basket putri reguler dengan menggunakan format liga memang telah lama absen di tanah air. Sebagai gantinya, kompetisi-kompetisi yang ada lebih sering menggunakan format piala yang keberlanjutannya juga sering tidak jelas.
Kini, harapan serupa juga dilontarkan oleh dua atlet bola basket putri yang masih belia, Maxine Maria Sutisna dan Praisey Blessed.
Jika mengacu kepada kompetisi bola basket di negara asalnya, Amerika Serikat, maka WNBA jelas masih kalah pamor dari NBA. Walau demikian, Maxine yakin olahraga bola basket putri di Indonesia bisa menghadirkan suasana yang tidak kalah menyenangkan dibanding bola basket putra.
"Yang penting di Indonesia maju dulu. Mungkin walaupun di Amerika juga (basket) perempuan tetap dianggap rendah, tetapi di Indonesia yang penting dihargai dulu. Olahraga basket wanita itu ada," tutur Maxine.
Asa itu juga dimiliki oleh Praisey yang mengenal bola basket dari ibunya yang merupakan mantan atlet nasional, Liana Sihombing.
"Mamaku juga berharap semoga ada (kompetisi). Karena aku sedih melihat kakak-kakak aku yang sudah senior... karena mamaku pelatih juga dulunya megang tim Srikandi (Cup). Aku melihat mereka bagus-bagus banget," kata gadis 15 tahun itu.
Terlebih Praisey juga memiliki ambisi tersendiri, yakni membuktikan pilihannya untuk menekuni olahraga bola basket sejak usia dini sama sekali bukan hal yang sia-sia.
"Aku ingin tunjukkan ke papa aku kalau sebenarnya bisa. Aku menghabiskan waktuku selama ini enggak sia-sia.
"Aku mau punya sesuatu yang orang bisa apresiasi," pungkas Praisey.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
