
Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 resmi berakhir dengan lancar dan dianggap jadi panggung awal Gimnastik Indonesia. (JAGOC)
JawaPos.com - Dunia saat ini tengah mengalami tren masyarakat menua (aging society) yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan meningkatnya angka harapan hidup dan menurunnya tingkat kelahiran.
WHO memprediksi jumlah masyarakat berusia 60 tahun atau lebih akan berlipat ganda, mencapai sekitar 2,1 miliar orang, pada 2050. Hal ini tentu saja akan menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk berinovasi di bidang layanan kesehatan, struktur sosial, dan ekonomi.
Federasi Gimnastik Internasional (FIG) melalui Kelompok Kerja Masyarakat Menua (Aging Society Working Group), bekerja sama dengan dua perusahaan raksasa teknologi Asia, Fujitsu dan Acer, untuk mengatasi masalah ini.
Selain memperkenalkan program latihan untuk lansia untuk mencegah kerentanan dan demensia, FIG mendukung Fujitsu dan Acer menciptakan aplikasi pintar yang bisa mendeteksi gangguan tubuh pada lansia.
“Upaya ini untuk mencegah memburuknya penyakit yang diderita seorang lansia dan mengurangi biaya jaminan kesehatan,” ujar Presiden FIG, Morinari Watanabe dalam keterangan tertulisnya.
Presiden Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) sekaligus Ketua Kelompok Kerja Masyarakat Menua FIG, Ita Yuliati, menyebut FIG sudah membuat beberapa program yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi para lansia khususnya dari sudut pandang olahraga gimnastik.
Program yang bekerja sama dengan Acer dan Fujitsu ini, lanjut Ita, akan dianalisis menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Nantinya, hasil program ini akan dapat diakses melalui ponsel pintar.
“Di masa depan, populasi lansia di dunia terus meningkat. Kami ingin berkontribusi kepada masyarakat lansia agar mereka menjadi lebih kuat, lebih seimbang, dan lebih sehat di usia mereka,” ujar Ita.
Ita menambahkan program ini juga sejalan dengan program pemerintah Indonesia.
“Pemerntah telah mengumumkan program kesehatan bernama Indonesia Sehat. Program Indonesia Sehat ini bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk para lansia,” tutur Ita.
Chairman & CEO Acer Medical, Allen Lien, menyebut kerja sama kedua perusahaan terinspirasi dari sistem penilaian para juri kejuaraan gimnastik yang melihat penampilan atlet dari analisis gerakan tubuh atlet.
“Berdasarkan rekomendasi FIG, kami menciptakan aplikasi yang bisa digunakan di ponsel pintar dengan membaca gerakan penggunanya. AI akan memberikan penilaian apakah lampu hijau atau merah. Jika lampu merah, sebaiknya anda lebih banyak berolahraga atau mengunjungi dokter,” ujar Lien.
EVP Fujitsu Global Solutions Business Group, Naoko Otsuka, mengatakan tujuan perusahaannya yakni ingin membuat dunia lebih berkelanjutan dengan membangun kepercayaan di masyarakat melalui inovasi.
Senada dengan visi FIG untuk mendorong peningkatan kesehatan di kalangan masyarakat menua, Otsuka menyebut, Fujitsu bangga melanjutkan kolaborasi ini dengan Acer untuk membentuk masyarakat dunia yang lebih sehat melalui penggunaan AI yang mendorong kemampuan masyarakat.
“Kami ingin berkontribusi terhadap masyarakat dimana setiap orang bisa hidup lebih baik,” tandas Otsuka.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
