Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas menjadi runner-up di French Open 2025 setelah kalah dari pasangan Korea Selatan. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pencapaian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri back-to-back final alias melaju hingga partai puncak rangkaian tur Eropa dalam dua pekan beruntun tak membuat pelatih puas. Duet ganda putra andalan Indonesia itu langsung ditargetkan juara dalam turnamen berikutnya di Hylo Open 2025.
Fajar/Fikri terus menunjukkan performa dan pencapaian apik sebagai pasangan. Terbaru, mereka mampu maju hingga babak final dalam dua turnamen BWF World Tour level Super 750, yakni Denmark Open 2025 dan French Open 2025.
Sayangnya, Fajar/Fikri urung menjadi juara dalam dua laga final tersebut. Pertama di Denmark Open 2025 mereka kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). Sedangkan saat di French Open 2025, duet ini kandas di tangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Pelatih kepala ganda putra utama Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, ternyata tak puas dengan capaian itu. Dia menilai seharusnya Fajar/Fikri bisa mencapai target yang dibebankan, yakni menjadi juara.
"Dari penampilan Fajar/Fikri di turnamen Denmark dan French Open cukup baik. Memang, dari pencapaian hasilnya runner-up kami masih belum puas, target pasti maunya juara," kata Antonius dalam keterangan resmi PP PBSI, Senin (27/10).
Tapi, Antonius sadar bahwa Fajar/Fikri adalah pasangan anyar. Duet itu baru dikombinasikan pada pertengahan Juli dan sejauh ini baru memainkan enam turnamen sebagai pasangan.
Antonius pun menilai banyak hal yang perlu ditingkatkan Fajar/Fikri. Setidaknya ada tiga hal evaluasi dari dirinya untuk kedua pemain, yakni kekuatan, power, dan kecepatan.
"Pasangan baru ini butuh proses. Saya baru pasangkan dan baru enam turnamen yang diikuti. Dari sana kalau dilihat memang ada yang perlu ditingkatkan lagi dari strength, power endurance dan speed," terang Anton, sapaan akrab Antonius Budi.
"Saat ini sudah bertambah nanti, kemampuan mereka saat menyerang pasti bisa lebih baik dari saat sekarang ini. Di persaingan ganda putra hal itu sangat diperlukan, apalagi dengan jalannya turnamen yang beruntun atau hanya sedikit jeda," tambahnya.
Lebih lanjut, Antonius Budi langsung memberikan target tinggi kepada Fajar/Fikri di Hylo Open 2025. Besar harapannya anak didiknya itu bisa jadi juara turnamen BWF World Tour level Super 500 tersebut mulai Selasa (28/10) hingga 2 November nanti.
"Semoga di turnamen terakhir di tur Eropa ini, Hylo Open bisa dapat hasil yang terbaik," jelas Anton.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
