
Wilda Siti Nurfadilah saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (16/5) malam. Wilda menginginkan adanya pelatnas voli jangka panjang. (ANTARA)
JawaPos.com – Atlet bola voli nasional Wilda Siti Nurfadilah mengidamkan pelatihan nasional jangka panjang. Tujuannya untuk dapat memperbaiki prestasi olahraga bola voli putri.
Tim bola voli putri hanya mendapatkan medali perunggu pada SEA Games 2023, setelah menang 3-1 atas Filipina pada perebutan peringkat ketiga. Sedangkan tim bola voli putra nasibnya lebih baik dengan keberhasilan mempertahankan medali emas untuk ketiga kalinya.
"Mungkin kalau saya lihat dari tetangga yang sekarang volinya bagus, kayak Thailand atau Vietnam itu gak keputus sih. Mungkin kayak badminton kali ya. Kayak kalau misalnya liga nanti kita masuk (pelatnas) lagi, yang kayak gitu. Tapi, kan itu juga harus ada persiapan dana yang cukup juga dan lain-lain. Yang belum ada di voli sih mungkin itu," kata Wilda saat ditemui setelah upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (16/5) malam.
Pelatnas jangka panjang diyakini Wilda dapat tetap dijalankan, meski para pemain pesertanya juga aktif membela klub masing-masing di ajang Proliga.
"Sebenarnya (pelatnas jangka panjang) memungkinkan karena kita olahraga tim yang butuh chemistry juga, butuh kayak kita terus-terusan latihan bareng. Nggak mungkin aku latihan sendiri, dia sendiri, digabung. Tetap saja kita butuh latihan timnya. Jadi memang memungkinkan juga sih kalau memang mau, karena kan kita juga setelah liga ada liburnya terus masuk lagi," tambah pemain yang berposisi sebagai middle blocker itu.
Pemain Bandung BJB Tandamata itu juga menyayangkan minimnya partisipasi tim bola voli putri di sejumlah ajang single event, yang mestinya bisa dipakai untuk mengukur kekuatan tim.
"Ya (try out) itu juga sangat kurang sih, apalagi kemarin mungkin karena COVID ya atau gimana. Cuma sebenarnya banyak banget event-event yang diadain di voli, yang single event, yang Indonesia gak ikut gitu. Jadi sangat disayangkan sih. Kalau misalnya negara-negara lain tuh, bahkan ada U-17, U-23. Kita nggak. Kita cuma ya udah mentok di senior itu," kata atlet berusia 28 tahun itu.
Tim bola voli putri Indonesia pada SEA Games 2023 tidak diperkuat dua kawakan Yolla Yuliana dan Shella Bernadetha. Wilda sempat mengakui dirinya merasa kehilangan dua sosok tersebut, namun dia bersyukur para pemain junior mampu menggantikan keduanya dengan baik.
Langkah Indonesia menuju final terganjal oleh Vietnam yang menang 3-2 di semifinal. Kemenangan itu pun tidak didapat dengan mudah oleh Vietnam, dan Wilda meyakini bahwa permainan Indonesia di laga itu dengan skuad yang ada sudah cukup baik.
"Cukup luar biasa sih, karena kita berjuang dengan skuad yang ada. Yah dapat perunggu Alhamdulillah. Dan, tadi seperti kayak Mas Rodi bilang, kita bisa ketat lawan Vietnam itu juga sudah luar biasa sih," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
