Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 06.54 WIB

Ferrari Tak Paham dengan Masalah yang Menggagalkan Peluang Kemenangan Charles Leclerc di F1 Hungaria 2025

Charles Leclerc bersama tim Ferrari. (Instagram @charles_leclerc) - Image

Charles Leclerc bersama tim Ferrari. (Instagram @charles_leclerc)

JawaPos.com – Ferrari mengaku belum sepenuhnya memahami penyebab turunnya performa Charles Leclerc yang drastis di Grand Prix Hungaria 2025.

Dilansir dari laman Crash pada Selasa (5/8), Leclerc memimpin balapan dengan kuat pada dua stint pertama, tetapi kehilangan kecepatan signifikan setelah pit stop terakhir, membuatnya disalip oleh Oscar Piastri dan George Russell sebelum finis di posisi keempat.

Pembalap asal Monako itu sempat terdengar sangat frustrasi melalui radio tim, menyebut mobilnya tidak dapat dikendarai setelah kehilangan grip dan kecepatan.

Performa buruk di stint terakhir tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat Ferrari sebelumnya tampil dominan sepanjang paruh awal balapan.

Kepala tim Ferrari, Fred Vasseur, mengungkapkan bahwa timnya masih belum mengetahui penyebab pasti dari penurunan performa tersebut.

Vasseur menggambarkan situasi tersebut sebagai situasi aneh dan menyebut bahwa kemungkinan ada masalah pada sasis atau komponen lain yang belum terdeteksi selama balapan berlangsung.

Vasseur juga membantah bahwa perubahan setelan sayap depan saat pit stop terakhir menjadi penyebab utama.

Menurutnya, pengaturan tersebut telah dikonfirmasi tidak mengalami kesalahan, dan kehilangan waktu sudah terjadi sejak putaran awal stint terakhir. Vasseur menyebut mobil kehilangan sekitar satu detik per putaran, yang kemudian bertambah seiring jalannya balapan.

Vasseur juga membantah teori dari George Russell yang menyebut bahwa Ferrari mungkin menaikkan tekanan ban Leclerc demi menghindari keausan papan dasar mobil yang berisiko menyebabkan diskualifikasi.

Namun, Vasseur menegaskan bahwa kehilangan kecepatan sebesar dua detik per putaran terlalu signifikan untuk hanya disebabkan oleh tekanan ban.

Meski demikian, Ferrari berkomitmen untuk menyelidiki secara menyeluruh potensi kerusakan pada sasis atau bagian lain dari mobil.

Ketidakjelasan ini menambah deretan tantangan teknis yang dihadapi tim dalam kampanye Formula 1 (F1) musim ini, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya reliabilitas teknis dalam meraih kemenangan di level tertinggi. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore