
Lando Norris dan Oscar Piastri. (Instagram @mclaren)
JawaPos.com – Bos tim McLaren, Andrea Stella, memberikan tanggapan atas insiden duel sengit antara Lando Norris dan Oscar Piastri di Grand Prix Formula 1 (F1) Hungaria 2025. Ia menyebut persaingan di lap-lap terakhir berlangsung ketat namun tetap dalam batas balapan yang adil.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (4/8), McLaren tidak mempermasalahkan momen nyaris bersenggolan saat Piastri mencoba menyalip Norris di Tikungan 1 karena dianggap sebagai bagian dari strategi kompetitif yang sehat.
Norris berhasil meraih kemenangan penting di Hungaria melalui strategi satu pit stop, mengungguli Piastri yang menjalani dua kali pit stop.
Keputusan strategis tersebut mulanya tidak direncanakan oleh tim, namun muncul secara spontan ketika performa Norris memungkinkan untuk memperpanjang masa pakai bannya.
Norris sempat kehilangan dua posisi setelah start yang buruk dari posisi ketiga, namun berhasil mengembalikan ritmenya dan memimpin hingga garis finis.
Stella mengapresiasi kemampuan Norris dalam menjaga performa ban dan mencatat waktu putaran kompetitif. Menurutnya, tim tidak menyangka strategi satu pit stop bisa dijalankan, mengingat sebelumnya kedua pembalap dirancang menggunakan dua kali pemberhentian.
Namun, fleksibilitas dalam membaca kondisi balapan dan komunikasi efektif antara tim dan pembalap membuka peluang kemenangan lewat strategi alternatif.
Di sisi lain, keputusan untuk memasukkan Piastri ke pit untuk kedua kalinya adalah langkah yang sudah diperhitungkan. Stella menyatakan bahwa McLaren mempertimbangkan preferensi Piastri dan tetap ingin memberinya peluang untuk menyalip Charles Leclerc.
Walau membuat Piastri kehilangan posisi dari Norris, strategi tersebut tetap dianggap adil dan seimbang dalam konteks pertarungan internal tim.
Secara keseluruhan, Stella menegaskan bahwa McLaren akan terus mengedepankan prinsip kompetisi sehat antar-pembalap mereka.
Stella menyebut bahwa keberhasilan strategi berbeda pada dua pembalapnya menunjukkan kedewasaan tim dalam mengelola persaingan, serta kesiapan McLaren untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Kedua strategi yang dijalankan terbukti efektif dan menunjukkan kekuatan teknis serta manajemen balapan yang matang. (*)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
