Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat berbicara perihal pergantian pemain dalam tim Indonesia untuk Piala Sudirman 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat buka suara soal keputusan pergantian pemain tunggal putri untuk tim Indonesia di Piala Sudirman 2025. Ia yakin Ester Nurumi Tri Wardoyo layak jadi pengganti Gregoria Mariska Tunjung.
PP PBSI telah memutuskan untuk mencoret nama Gregoria Mariska dari skuad Indonesia di Piala Sudirman 2025. Keputusan itu didasari kondisi sang pebulu tangkis yang mengalami sakit vertigo.
Kondisi ini membuat Putri Kusuma Wardani secara otomatis menjadi tunggal putri pertama, menggantikan Gregoria untuk memikul beban dan tanggung jawab sebagai andalan tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Tapi nantinya Putri KW tak akan sendirian. Dia akan dibantu oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo, pemain berusia 20 tahun yang ditunjuk oleh PBSI untuk mendampingi Putri KW.
Taufik Hidayat selaku Wakil Ketua Umum I PP PBSI, mengatakan bahwa pemilihan Ester sudah menjadi keputusan terbaik. Menurutnya, adik Chico Aura Dwi Wardoyo lah yang paling bagus setelah Putri KW. Taufik pun tak khawatir.
"Ya mau diapain lagi? Mau siapa lagi kalau selain Ester? Ada yang lain? Tapi kan mereka latihan terus, dalam arti ada pertandingan, enggak ada pertandingan mereka harus siap ngapain aja karena kan latihan bukan yang sebulan latihan, sebulan ditinggal, tapi itu kan berlanjut terus," kata Taufik ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (22/4).
"Memang mereka harus siap. Maksudnya ada pertandingan atau enggak ada pertandingan, mereka latihan dengan porsi yang sama. Jadi begitu ada pertandingan mendadak, apalagi ini sudah ajang beregu, kita juga udah menyiapkan jauh-jauh hari juga. Jadi itu memang udah dipikirin juga," tambahnya.
Secara ranking BWF, Ester memang tunggal putri terbaik ketiga Indonesia. Dia menempati nomor 34 dunia, hanya di bawah Gregoria Mariska (5 dunia) dan Putri KW (11 dunia). Sementara pemain lain ada di bawahnya, termasuk paling dekat adalah Komang Ayu Cahya Dewi (35 dunia).
Selain itu, Taufik juga percaya Ester dapat menggantikan Gregoria di tim Indonesia karena punya kualitas dan pengalaman beregu yang cukup baik. Meski baru 20 tahun, dia tercatat sudah empat kali ikut ajang beregu.
Ester juga tercatat pernah debut di Piala Sudirman yakni pada 2021. Dia kala itu satu kali tampil di fase grup dan kalah dari wakil Kanada Rachel Chan dengan skor 24-22, 8-21, 18-21.
Sementara tiga ajang lainnya adalah Piala Uber 2020 dan 2024, serta Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2024. Nah performa Ester pada tahun lalu di Piala Uber dan BATC cukup lumayan.
Pada BATC 2O24, Ester bermain empat kali dan selalu berhasil menyumbang poin. Sementara di Piala Uber 2024, dia berperan besar dalam membawa tim Indonesia ke final sebelum kalah dari China dengan skor 0-3. Dalam ajang itu Ester main enam kali dan empat di antaranya sukses menyumbang poin.
"Kemarin di Piala Uber kan dia (Ester) bagus. Waktu itu juga kebetulan saya nonton langsung kan memang penampilannya bagus. Karena beregu, sama perorangan itu kan secara mental, beda ya dan kita percaya lah dia bisa," tegas Taufik Hidayat.
Tak cuma itu, Taufik juga merasa Piala Sudirman 2025 adalah kesempatan bagi PBSI untuk memberikan jam terbang lebih kepada pemain muda seperti Ester.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
