Red Sparks berhasil memperkecil ketertinggalan dari Pink Spiders di final Liga Voli Korea Selatan 2024-2025. (Dok. Red Sparks)
JawaPos.com — Daejeon JungKwanJang Red Sparks berhasil menciptakan keajaiban pada leg ketiga final Liga Voli Korea 2024-2025. Megawati Hangestri Pertiwi menjadi pahlawan dalam kemenangan dramatis atas Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Red Sparks menang 3-2 dalam laga berdurasi lima set yang sangat menegangkan.
Skor akhir 21-25, 34-36, 25-23, 25-19, 15-11 menggambarkan betapa kerasnya perjuangan kedua tim.
Laga ini menjadi titik balik krusial bagi Red Sparks yang sebelumnya tertinggal 0-2 dalam pertandingan. Tim asuhan Ko Hee-jin seperti terlahir kembali setelah awal pertandingan yang nyaris membawa mereka pada kekalahan menyakitkan.
Red Sparks bahkan kehilangan sang kapten, Yeum Hye-seon, yang kembali merasakan cedera lutut pada akhir set pertama.
Yeum tetap memilih untuk melanjutkan pertandingan meski terlihat kesulitan berjalan dan harus dibantu rekan-rekannya dalam mengatur serangan.
Keputusan Yeum kembali ke lapangan ternyata memberi dampak psikologis besar bagi Red Sparks. Semangat juang pun terbakar hingga seluruh tim bermain seperti tanpa beban demi mempertahankan harapan juara.
Set pertama yang dimenangkan Pink Spiders tak terlalu mengejutkan karena dominasi Kim Yeon-koung begitu kentara.
Kim terus menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Red Sparks dengan variasi serangan yang mematikan dari segala sisi.
Bermain di musim terakhirnya sebelum pensiun, Kim seolah tak ingin meninggalkan satu pun momen berharga terlewatkan.
Set kedua bahkan menjadi panggung duel mental yang luar biasa dengan skor gila 34-36 untuk Pink Spiders.
Red Sparks sempat memimpin berulang kali dan mendapatkan banyak set point di set kedua. Namun, tembok kokoh Pink Spiders dan pengalaman Kim membuat Red Sparks kembali terpeleset di momen penting.
Megawati yang semula tampil tajam justru terjebak dalam blok-blok tinggi dari Jeong Yun-ju dan Anilise Fitzi. Serangannya beberapa kali mentah hingga skor set kedua menjadi pertarungan stamina dan fokus luar biasa.
Meski kalah dalam dua set pertama, Red Sparks menolak menyerah dan justru bangkit dengan energi baru di set ketiga. Keunggulan cepat 8-3 menjadi modal penting meski sempat dikejar kembali hingga skor ketat 17-16.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
