
Sabar/Reza gagal amankan tiket semifinal di Swiss Open 2025. (dok. PBSI)
JawaPos.com- Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus mengakhiri perjalanan mereka di Swiss Open 2025 setelah tumbang di perempat final. Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat (21/3), mereka gagal membalas kekalahan sebelumnya dari pasangan Taiwan, Lee Fang Chih/Lee Fang Jen. Sabar/Reza menyerah dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 19-21, 21-14, 13-21.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal, kedua pasangan saling beradu strategi, dengan Sabar/Reza sempat unggul 7-6 di gim pertama. Namun, pasangan Taiwan berhasil membalikkan keadaan dan unggul tipis 11-10 di interval. Selepas jeda, Lee/Lee semakin agresif, membuat pasangan Indonesia tertinggal hingga lima poin pada skor 13-18. Meski sempat memperkecil jarak menjadi 17-18, Sabar/Reza akhirnya harus mengakui keunggulan lawan yang menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.
Di gim kedua, Sabar/Reza bangkit dan langsung mengambil kendali permainan. Mereka memimpin sejak awal dengan skor 6-2 dan terus memperlebar jarak hingga 10-5. Dukungan dari sang pelatih, Hendra Setiawan, membuat Sabar/Reza semakin percaya diri. Mereka sukses menjaga keunggulan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14, memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Sayangnya, momentum positif di gim kedua tidak berlanjut ke gim ketiga. Meskipun sempat unggul 7-5, pasangan Taiwan kembali menemukan ritme permainan mereka. Selepas interval, pertahanan Sabar/Reza mulai goyah akibat tekanan bertubi-tubi dari Lee/Lee. Skor terus menjauh hingga 12-17, dan akhirnya pasangan Indonesia harus menyerah dengan skor 13-21.
Kekalahan ini semakin menyesakkan karena Sabar/Reza kembali gagal melakukan revans atas Lee/Lee. Sebelumnya, mereka juga takluk dari pasangan Taiwan ini di China Open 2024. Dengan hasil ini, mereka menjadi ganda putra Indonesia kedua yang tersingkir di tangan Lee/Lee pada Swiss Open 2025.
Tersingkirnya Sabar/Reza juga mengubur harapan terciptanya duel sesama ganda putra Indonesia di semifinal. Jika mereka berhasil melaju, Sabar/Reza berpotensi berhadapan dengan Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Skenario tersebut batal terjadi, dan kini harapan Indonesia di sektor ganda putra Swiss Open 2025 tinggal bertumpu pada Fikri/Daniel yang masih berjuang di turnamen ini.
Meski gagal melangkah lebih jauh, permainan Sabar/Reza menunjukkan potensi besar. Mereka mampu memberi perlawanan sengit kepada Lee/Lee, meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan. Evaluasi dari pertandingan ini akan menjadi bahan penting untuk perbaikan ke depan, terutama dalam meningkatkan ketahanan fisik dan strategi bertahan menghadapi lawan yang memiliki pertahanan solid.
Dengan hasil ini, Sabar/Reza harus segera bangkit dan mempersiapkan diri untuk turnamen selanjutnya. Perjalanan mereka masih panjang, dan kesempatan untuk membalas kekalahan dari Lee/Lee masih terbuka di masa mendatang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
