
Ita Yuliati Irawan (tengah) saat menyambut kedatangan Abiyu Rafi dan Joseph Judah usai berkompetisi di SEA Games 2023.
JawaPos.com – Cabang olahraga senam membuktikan diri mampu meraih prestasi di SEA Games 2023. Indonesia membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu, meski berada di tengah keterbatasan.
Pada SEA Games 2023, cabang olahraga senam hanya mempertandingkan nomor ritmik putra dan aerobik. Namun, senam berhasil memboyong dua medali dari nomor ritmik putra.
Hal itu juga menjadi bukti bahwa pembinaan prestasi senam yang dilakukan PB Persani di bawah kepemimpinan Ita Yuliati Irawan berjalan baik. Sebab, raihan medali dari nomor artistik putra di SEA Games kali ini, merupakan pertama kalinya setelah nomor tersebut puasa medali selama empat tahun.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang kami dapatkan, walaupun masih sebatas perak dan perunggu. Kami akan terus meningkatkan kompetensi mereka dengan pelatihan-pelatihan yang intensif ke depannya," kata Ita, saat ditemui setelah upacara penjemputan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (10/5) malam.
Kedua atlet senam artistik putra tersebut, yakni pemenang medali perak Abiyu Rafi dan pemenang medali perunggu Joseph Judah, berhasil mengukir prestasi karena mendapat pelatihan khusus dari pelatih asal Jepang, Tachibana.
Karena itu, Ita yakin dengan adanya bantuan alokasi dana dan dukungan lainnya, maka prestasi senam Indonesia di masa depan akan lebih baik lagi.
"Kami sangat berharap pemerintah dapat menyediakan sarana gymnastic hall yang sampai saat ini kami belum mendapatkannya, dan kami saat ini melakukan pelatnas dengan berlatih di gedung DKI. Jadi, kami belum mempunyai hall sendiri, dan juga peralatan tentunya," tambah Ita.
Selain bantuan dari pemerintah, Ita juga menyampaikan harapan agar di masa yang akan datang kuota atlet senam dapat ditambah. Sehingga, Indonesia dapat mengikuti nomor-nomor beregu yang juga berpeluang mendulang medali.
"Kemarin di ajang SEA Games itu semua negara itu menurunkan tim, yaitu tim itu ada lima atlet. Sementara Indonesia hanya memberangkatkan dua atlet saja. Jadi, kita tidak punya kesempatan untuk bertanding di dalam tim," tutur perempuan yang juga mencalonkan diri kembali untuk menjadi Ketua Umum PB Persani masa bakti 2023-2027.
Harapan agar bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik juga disuarakan pemenang medali perak, Abiyu, yang bertanding di nomor palang tunggal. "Kami ingin membuktikan saja kalau kami bisa lebih dari ini. Cuma ya butuh fasilitas yang lebih layak saja," kata pesenam asal Riau tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
