
Putu Wahana Maha Yoni dan Ni Made Purnami saat tampil di cabor vovinam nomor Knife Form Ganda Putri. Mereka meraih skor tertinggi melawan para pesaingnya.
JawaPos.com - Timnas vovinam Indonesia menutup rangkaian perjalanan mereka di SEA Games 2023 Kamboja dengan raihan total tiga emas, disusul dengan satu perak, dan 14 perunggu.
"Yang pasti kita semakin termotivasi untuk mempersembahkan hasil terbaik. Kami tidak membebani, karena tugas mereka hanya untuk menampilkan yang terbaik. Itu adalah upaya kita memotivasi mereka," kata manajer timnas vovinam Indonesia Isnaldi Muhammad Dini di Chroy Changvar Convention Center, Selasa (9/5).
"Tidak mudah untuk tampil seperti itu di depan masyarakat internasional. Sehingga kita harus pandai-pandai menjaga ritme psikologi mereka," ujarnya menambahkan.
Adapun pada pagi ini, tim vovinam Indonesia mengikuti tiga nomor pertandingan dan mendapatkan tiga medali termasuk emas. Medali emas diperoleh di kategori Knife Form Ganda Putri yang diperkuat oleh Putu Wahana Maha Yoni dan Ni Made Purnami. Mereka meraih skor tertinggi melawan para pesaingnya yakni 267.
View this post on Instagram
Selain dari regu campuran, medali perunggu didapatkan Ni Made Purnami dan Manik Trisna Dewi Wetan untuk nomor pertandingan Sword Form Ganda Putri dengan skor 261; serta regu campuran di nomor 1 Female Defense Against 3 Male With Weapon dengan skor akhir 266.
Sebelumnya, dua medali emas dipersembahkan oleh Manik Trisna Dewi Wetan di nomor Dragon Tiger Form Putri dan Yin Yang Sword Form Putri, mengulangi capaiannya pada SEA Games 2021 Vietnam.
Di sisi lain, Isnaldi mengatakan setelah SEA Games 2023, para atlet akan rehat sejenak dan mempersilahkan untuk bertemu dengan keluarga di kampung halaman masing-masing.
Meski demikian, dia mengatakan para atlet diharapkan tak terlena dan siap untuk kembali berlatih serta berlaga di berbagai ajang vovinam lainnya.
"Anak-anak sudah lama berpisah dengan keluarga, maka mereka akan rehat, rileks, tapi jangan lupa sudah menunggu di depan mereka ada international event, single event, dan lainnya," kata Isnaldi.
"Ini akan kami coba koordinasikan dengan pihak terkait seperti pemerintah, NOC, KONI, dan unsur-unsur masyarakat yang lain. Kami berharap dukungannya agar partisipasi kami bisa meningkat dan menularkan ke sesama atlet dan vovinam Indonesia bisa mendapatkan tempat yang lebih baik lagi," imbuhnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
