Franco Mobidelli terikat kontrak dengan Yamaha hingga akhir musim 2023.
JawaPos.com – Nasib pembalap Monster Energy Yamaha Franco Morbidelli belum jelas untuk musim depan. Managing Director Yamaha Lin Jarvis menyebut, timnya menanti sampai pertengahan musim ini untuk menentukan nasib pembalap 28 tahun tersebut.
’’Sebenarnya tidak ada deadline yang spesifik. Tapi, di pertengahan musim ini kami dan dia tentu sudah butuh kepastian untuk musim depan. Semua tergantung dari (performa) Franco sendiri,” ucap Jarvis dilansir Crash.
Dia menambahkan, sampai saat ini Morbidelli masih menjadi prioritas pertama untuk menemani Fabio Quartararo musim depan. Meski, beberapa nama lain juga sudah muncul ke permukaan di 2024. Di antaranya adalah pembalap WSBK Yamaha saat ini Toprak Razgatlioglu.
Pramac Ducati Jorge Martin juga sempat disebut-sebut menjadi incaran Yamaha. ’’Terlalu dini untuk menyebut nama,” kilah Jarvis.
Performa Morbidelli yang menurun sejak musim lalu membuat Yamaha gusar. Apalagi, pabrikan Jepang itu cuma memiliki dua motor di lintasan MotoGP tahun ini.
Hal yang sama sangat mungkin masih terjadi pada musim depan. Sebab, sampai saat ini Yamaha belum menemukan tim satelit baru.
Keraguan makin meningkat setelah Morbidelli hanya finis di posisi ke-14 GP Portugal. Namun, runner-up MotoGP 2020 itu sempat bangkit dengan finis di posisi keempat GP Argentina. Di GP Amerika Serikat akhir pekan lalu, dia finis di posisi kedelapan saat Quartararo meraih podium ketiga.
Performa Morbidelli Musim Ini
Seri Posisi

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
