Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Februari 2025 | 23.58 WIB

7 Manfaat Tak Terduga dari Berjalan Kaki Dibanding Berlari, Lebih Sehat dan Bahagia

Jalan kaki agar cepat kurus/Freepik - Image

Jalan kaki agar cepat kurus/Freepik

JawaPos.com - Mengapa berjalan kaki bisa lebih baik daripada berlari? Di dunia kebugaran yang sering kali menuntut intensitas tinggi, berjalan kaki kerap dianggap sebagai pilihan yang kurang efektif dibandingkan berlari.

Banyak orang masih percaya bahwa semakin keras dan cepat sebuah latihan, semakin besar manfaatnya bagi tubuh. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Dalam banyak kasus, berjalan kaki justru menawarkan sejumlah manfaat luar biasa yang sering kali tidak disadari. Ini bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga tentang kesejahteraan mental dan emosional. Sayangnya, stigma di sekitar latihan berdampak rendah membuat banyak orang merasa perlu membuktikan bahwa pilihan mereka sah.

Jika selama ini berjalan kaki dianggap sebagai olahraga "biasa saja", kini saatnya mengubah perspektif tersebut. Melansir dari blogherald.com, berikut adalah tujuh manfaat mengejutkan dari berjalan kaki yang mungkin membuat Anda berpikir ulang sebelum kembali berlari.

1. Umur Lebih Panjang dan Sehat

Tidak banyak yang menyadari bahwa berjalan kaki secara teratur bisa memperpanjang usia. Studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan seperti berjalan dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular, mengurangi peradangan, serta memperbaiki metabolisme tubuh.

Berbeda dengan berlari yang memberikan tekanan lebih besar pada sendi dan otot, berjalan kaki memberikan stimulasi yang cukup tanpa risiko cedera berlebih. Ini berarti tubuh bisa tetap aktif dalam jangka panjang tanpa mengalami dampak negatif akibat latihan berlebihan.

Kesehatan bukan hanya tentang seberapa keras berolahraga, tetapi juga tentang konsistensi. Dan berjalan kaki adalah salah satu cara terbaik untuk mencapai itu.

2. Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Olahraga bukan hanya soal membangun tubuh yang kuat, tetapi juga menjaga keseimbangan mental. Banyak orang terjebak dalam pola pikir bahwa semakin intens latihan, semakin besar manfaatnya bagi kesehatan mental.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki, terutama di alam terbuka, dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Aktivitas ini memungkinkan otak untuk rileks dan fokus, meningkatkan produksi hormon kebahagiaan seperti serotonin dan dopamin.

Bahkan, banyak psikolog merekomendasikan jalan santai sebagai terapi alami untuk meningkatkan kejernihan berpikir dan kreativitas. Ini adalah bukti bahwa terkadang, memperlambat langkah justru bisa membawa manfaat lebih besar.

3. Risiko Cedera yang Lebih Rendah

Cedera adalah salah satu tantangan terbesar dalam olahraga. Lari, meskipun efektif untuk membakar kalori, juga memiliki dampak signifikan pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore