Mercedes W196 R 1954. (Dok. RM Sotheby
JawaPos.com – Sebuah mobil juara dunia kembali dihadirkan oleh rumah lelang RM Sotheby’s pada akhir pekan ini. Mercedes W196 R 1954 yang dikendarai pembalap Argentina Juan Manuel Fangio dan pembalap Inggris Stirling Moss akan dibuka dengan harga USD 52 juta (Rp 844,65 milar).
Seperti diberitakan The Athletic Kamis (30/1), jika terjual dengan harga USD 52 juta (Rp 844,65 milar) maka Mercedes W196 R 1954 akan jadi mobil F1 termahal di dunia yang laku dalam bursa lelang.
Adapun untuk harga mobil termahal yang laku dalam proses lelang terjadi 3 tahun lalu. Yaitu Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coupe edisi 1955 yang laku hingga USD 142 juta (Rp 2,3 triiliun)!
Mercedes W196 R 1954 ini memiliki banyak nilai sejarah menarik hingga rumah lelang RM Sotheby’s membuka harga perdana di angka USD 52 juta (Rp 844,65 milar).
“Yang pertama Mercedes W196 R 1954 menandai kembalinya Mercedes ke balapan paling bergengsi di dunia pasca Perang Dunia II,” tulis The Athletic.
Alasan berikutnya mengapa mobil ini demikian mahal sebab Mercedes W196 R 1954 ini berhasil membawa Fangio jadi juara dunia F1 musim 1954.
Dalam 9 seri grandprix musim 1954, Fangio yang menaiki Mercedes W196 R 1954 menjadi juara di 6 seri. Yaitu GP Argentina, GP Belgia, GP Prancis, GP Jerman, GP Swiss, dan GP Italia.
“Capaian Fangio dan Mercedes itu memupus mimpi Ferrari dan Alberto Ascari untuk meraih hat-trick juara di balapan F1,” tulis The Athletic.
Nah, Mercedes W196 R 1954 yang dilelang akhir pekan ini merupakan koleksi Indianapolis Motor Speedway Museum, Indiana, AS. Mercedes seri tersebut sudah berada di koleksi Indianapolis Motor Speedway Museum sejak 1965.
Mercedes W196 R 1954 juga membuat lahirnya julukan Silver Arrows pada tim Mercedes di ajang F1. Sebab Mercedes W196 R 1954 merupakan kendaraan berwarna keperakan dan lesatan kecepatannya diibaratkan anak panah.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
