
Pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengaku kagum dengan duet Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang akan segera pensiun. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik buka suara soal pensiunnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan setelah Indonesia Masters 2025. Duet andalan Negeri Jiran itu
Aaron Chia/Soh Wooi Yik mungkin jadi salah satu duet yang tak akan pernah bisa dilupakan oleh Ahsan/Hendra. Pasangan nomor lima dunia itu pernah memberikan mimpi buruk dalam karier The Daddies -julukan Ahsan/Hendra-.
Mimpi buruk yang dimaksud adalah menggagalkan asa, mimpi, dan harapan Ahsan/Hendra meraih medali Olimpiade Tokyo 2020. Saat itu mereka kalah dari Aaron/Soh dalam partai perebutan perunggu yang digelar di Musashino Forest Sport Plaza pada 21 Juli 2022.
The Daddies kala itu harus mengakui ketangguhan Aaron/Soh lewat pertarungan rubber dengan skor 21-17, 17-21, 14-21. Kekalahan itu terasa menyesakkan karena pada fase grup, kedua pasangan sempat bentrok dan Ahsan/Hendra menang 21-16, 21-19.
Kekalahan itu pernah diungkapkan oleh Hendra Setiawan sebagai salah satu penyesalannya selama berkarier sebagai pebulu tangkis profesional.
"Medali Olimpiade sama Ahsan belum. Terakhir kan sayang itu di Tokyo cuma (finis) nomor empat. Ya sudahlah, mungkin ini sudah jalannya," kata Hendra pada Desember 2024 lalu.
Medali olimpiade memang bak puzzle yang hilang dalam karier Ahsan/Hendra sebagai pasangan. Sebab mereka selama ini sudah meraih banyak prestasi, termasuk tiga gelar juara dunia.
Meski begitu, karier Ahsan/Hendra tetap mengilap. Ketika mereka menyatakan akan pensiun pada Desember lalu, The Daddies dianggap sebagai legenda ganda putra Indonesia.
Sosok Ahsan/Hendra pun banyak disegani serta dihormati oleh para pasangan ganda putra dunia. Tak terkecuali Aaron Chia/Soh Wooi Yik, duet Malaysia yang menghancurkan mimpi The Daddies.
"The Daddies, saya rasa kita selalu respek dengan mereka, sangat hormat dengan mereka," kata Aaron ditemui di Istora Senayan usai berlaga di Indonesia Masters 2025, Selasa (21/1).
Di mata Aaron Chia dan pasangannya, Ahsan/Hendra adalah legenda dengan banyak keunggulan. Mereka pun mengaku banyak belajar dari The Daddies.
"Kami belajar banyak dari Hendra dan Ahsan. Memang di dalam dan luar lapangan, punya attitude bagus, semua orang baik," tutur Aaron.
Indonesia Masters 2025 menjadi turnamen pamungkas bagi Ahsan/Hendra. Pasangan binaan PB Djarum Kudus dan PB Jaya Raya Jakarta itu akan gantung raket untuk selamanya sebagai pemain profesional setelah menyelesaikan turnamen berlevel Super 500 ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022