Moh Zaki Ubaidillah menjadi satu dari enam pemain tunggal putra utama Pelatnas PBSI 2025 meski usianya baru 17 tahun. (PBSI)
JawaPos.com - Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi salah satu pebulu tangkis yang dipanggil ke Pusat Pelatihan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI) 2025. Ini jadi pemanggilan perdana untuk pemain binaan PB Djarum Kudus itu setelah melalui perjalanan yang berlika-liku.
Ubed, sapaan akrab Moh Zaki Ubaidilah, masuk dalam daftar pemain penghuni Pelatnas PBSI 2025. Namanya terselip dalam sembilan nama tunggal putra yang dipanggil. Istimewanya lagi, dia langsung masuk dalam jajaran utama, bukan pratama.
Zaki Ubaidillah akan berlatih bersama dengan lima pebulu tangkis tunggal putra utama lain yang juga seniornya seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Yohanes Saut.
Pemanggilan Ubed ke tunggal putra utama ini cukup mengejutkan mengingat usianya masih 17 tahun. Biasanya pemain yang usianya masih sangat muda, apalagi masih akan bermain di kejuaraan junior, masuk di kelas pratama.
Remaja kelahiran Sampang, Madura, tahun 2007 ini mengucap syukur atas kepercayaan yang diberikan PBSI kepada dirinya untuk masuk ke jajaran atlet elite bulu tangkis nasional.
“Alhamdulillah, saya bisa masuk Pelatnas PBSI. Apalagi langsung masuk ke utama. Saya akan banyak belajar dari senior-senior saya, para pemain top dunia,” ujar Zaki Ubaidillah dalam keterangan PBSI, Jumat (27/12).
Diakui Ubed, perjalanannya menuju Pelatnas PBSI tidaklah mudah. Ada proses panjang yang harus dia lalui sebelumnya. Mimpinya itu bermula dari dia mulai bermain bulu tangkis sejak TK dan mengikuti lomba di sekolah di kampungnya di Pulau Garam.
Saat mulai memasuki sekolah dasar, Zaki Ubaidillah sudah latihan ke Jawa Tengah, tepatnya di PB Rahmat, Pati. Padahal saat itu dia baru kelas 1 SD.
Ubed kemudian melanjutkan kariernya dengan pindah ke sejumlah kota seperti Gresik, Surabaya, dan Klaten untuk mencari klub yang pas, hingga pada akhir 2019 ia lolos tes untuk bergabung dengan PB Djarum Kudus.
Di Djarum, karier Ubed makin mengkilap. Terutama pada 2023, di mana dia sukses merebut enam gelar juara baik level nasional maupun internasional.
Di level nasional, Ubed sukses menjadi juara di Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat, Sirnas A Jawa Timur, Sirnas A Banten, serta dua turnamen di akhir tahun, Sirkuit Nasional Premier DKI Jakarta dan Kejuaraan Nasional PBSI Perorangan 2023.
Sementara di level internasional, Zaki Ubaidillah mampu naik podium tertinggi di Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2023. Dia juga mampu berjajar di posisi semifinalis Dutch Junior Grand Prix serta Malaysia Junior International Challenge 2023.
Namun, Ubed menutup prestasi ciamiknya sepanjang 2023 dengan pahit. Dia yang diunggulkan dalam Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI, jalur untuk lolos ke Pelatnas PBSI 2024, justru tersisih di delapan besar.
“Saya menjalani proses cukup lama. Sempat berpikir dan merenung, ke mana arah tujuan saya bermain bulu tangkis? Kalau enggak masuk Pelatnas, bagaimana? Apalagi pada Januari lalu saya ikut Seleksi Nasional dan kalah di babak 8 besar," ungkap Ubed.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
