Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 22.20 WIB

Pelatih Gregoria Mariska Isyaratkan Tetap Melatih di Pelatnas PBSI, Tapi Tak Lagi Pegang Tunggal Putri

Gregoria Mariska jadi salah satu wakil Indonesia di final Kumamoto Masters 2024. (Dok: PBSI)

 

JawaPos.com - Pelatih Gregoria Mariska Tunjung dan tunggal putri Indonesia, Herli Djaenudin, mengisyaratkan tetap berada di Pelatnas PBSI tahun depan. Tapi, dia kemungkinan besar akan bergeser sektor.

Isu pergantian dan perubahan komposisi tim kepelatihan Pelatnas PBSI 2025 menyeruak dalam dua hari terakhir. Itu setelah PBSI sebagai federasi memiliki strategi baru dalam memilih pelatih teknik. 

PBSI kini tak lagi mendapatkan pelatih untuk Pelatnas Cipayung lewat penunjukkan langsung, melainkan dengan cara seleksi terbuka. Rekrutmen itu digelar pada 3 Desember 2024 hingga Selasa (17/12) kemarin.

Cara ini dilakukan oleh PBSI untuk mendorong  transparansi dan perlakuan yang adil dalam proses pemilihan pelatih. Seluruh pelatih, baik di dalam maupun luar negeri boleh mendaftarkan diri selama memenuhi persyaratan dan para kandidat harus melewati tahapan seleksi administrasi, wawancara, dan asesmen oleh konsultan independen untuk lolos.

Cara itu membuat sejumlah pelatih tak lagi menjadi bagian tim kepelatihan PBSI. Contohnya adalah Herry Iman Pierngadi (ganda campuran), Aryono Miranat (ganda putra), dan Irwansyah (tunggal putra) dipastikan hengkang.

Tapi, hal itu tidak terjadi pada Herli Djaenudin. Asisten pelatih tunggal putri yang mendampingi Gregoria Mariska Tunjung meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu tetap ada di Pelatnas PBSI.

"Insyaallah (masih berada di Pelatnas Cipayung), Mas. Tapi lebih pastinya menunggu rilis dari PBSI," kata Herli saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (19/12).

Namun, beredar kabar bahwa Herli Djaenudin akan berpindah sektor. Dia dilaporkan tak lagi menangani sektor tunggal putri utama yang dihuni oleh Gregoria, Putri Kusuma Wardani, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, Ruzana, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Chiara Marvella Handoyo.

Herli kabarnya akan digeser ke sektor tunggal putra kelas pratama. Dia tak menampik kabar tersebut dan menyatakan tak masalah bila memang akan dipindah.

"Saya harus siap di tempat yang baru. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, yang terbaik agar hasilnya maksimal. Pokoknya harus siap, yang penting kerja sebaik mungkin agar hasilnya maksimal," jelasnya.

Lantas, bagaimana dengan masa depan pelatih kepala tunggal putri Indra Wijaya? Dia dilaporkan juga akan bernasib sama seperti asistennya. Herli pun mengisyaratkan hal serupa. "Sepertinya seperti itu. Tapi yang lebih pasti tunggu rilis PBSI," tutupnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore