Magomed Ankalaev (kanan) teruskan warisan Khabib Nurmagomedov sebagai petarung beringas dari Dagestan. (Instagram @ufcmorocco_mma)
JawaPos.com — Magomed Ankalaev kembali membuktikan petarung dari Dagestan masih menjadi kekuatan yang sulit dikalahkan di ajang UFC. Dalam pertarungan sengit di UFC 308, Ankalaev berhasil menaklukkan Aleksandar Rakic melalui keputusan mutlak dengan skor 29-28, 29-28, 29-28.
Pertarungan kelas berat ringan antara Ankalaev yang berada di peringkat satu melawan Rakic yang menempati posisi lima ini menjadi sorotan utama di main card UFC 308. Duel yang berlangsung pada Sabtu (26/10) di Etihad Arena, Abu Dhabi, ini berjalan ketat, dengan kedua petarung menampilkan adu skill yang luar biasa.
Dengan kemenangan ini, Ankalaev memperpanjang rekornya menjadi 13 kemenangan beruntun dan semakin mengukuhkan dominasinya di kelas berat ringan UFC. Hasil ini menjadi tambahan berharga dalam perjalanan karier Ankalaev yang telah mengantongi 18 kemenangan, 1 kekalahan, 1 hasil imbang, dan 1 no contest.
Meskipun begitu, Ankalaev masih belum mendapatkan kesempatan untuk berlaga di perebutan gelar yang kini dipegang oleh Alex Pereira. Kemenangan impresif atas Rakic diharapkan akan mengangkat posisinya sebagai kandidat utama untuk menguji kemampuan Pereira dalam memperebutkan sabuk juara.
Ankalaev memulai pertarungan dengan percaya diri dan menyerang Rakic menggunakan pukulan bertubi-tubi ke arah kepala. Sebaliknya, Rakic berusaha menjaga jarak dengan melakukan beberapa tendangan yang cukup efektif.
Pada ronde pertama, adu serangan antara keduanya berjalan sangat ketat, dengan Ankalaev lebih banyak melakukan serangan telak. Rakic, meski terlihat bertahan, tetap waspada dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk membalas serangan lawannya.
Masuk ke ronde kedua, Ankalaev sempat mencoba pukulan berputar, tetapi sayangnya tidak mengenai sasaran. Rakic terus menjaga jarak sambil menghindari pukulan-pukulan mematikan dari Ankalaev.
Namun, Ankalaev tetap menunjukkan dominasinya dan berhasil memasukkan beberapa pukulan kombinasi 1-2 yang mengarah tepat ke wajah Rakic. Menjelang akhir ronde, Ankalaev kembali mendaratkan pukulan ke kepala Rakic yang semakin membuatnya terpojok.
Ronde ketiga semakin memperlihatkan keunggulan Ankalaev yang terus mendominasi jalannya pertarungan dengan langkah maju yang konsisten. Sebuah jab keras berhasil mendarat di wajah Rakic, yang membuatnya harus memeluk Ankalaev dan menekan tubuhnya ke pagar Octagon.
Ankalaev mampu bertahan dan justru berhasil membalikkan posisi dengan kontrol penuh sambil mendaratkan beberapa pukulan dan serangan lutut. Hingga ronde ketiga berakhir, Ankalaev tetap solid dan mendominasi, mengamankan kemenangan lewat keputusan mutlak dari ketiga juri.
Kemenangan Ankalaev ini menjadi penegasan warisan petarung asal Dagestan yang pernah dirintis oleh Khabib Nurmagomedov. Dengan rekor 13 kemenangan tanpa kekalahan secara beruntun, Ankalaev kini semakin dekat untuk mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan sabuk juara.
Di sisi lain, Aleksandar Rakic yang berusaha bangkit dari kekalahan dalam dua laga terakhirnya menghadapi kenyataan pahit. Dengan kekalahan ini, peluang Rakic untuk menjadi kandidat penantang gelar semakin jauh, dan dia harus mempersiapkan strategi yang lebih matang ke depannya.
Ankalaev yang kini menjadi salah satu petarung paling ditakuti di kelas berat ringan jelas menunjukkan kemampuannya yang tak hanya unggul dalam serangan, tetapi juga dalam kontrol di dalam Octagon. Ini menjadi bukti dirinya bukan hanya seorang petarung dengan kemampuan striking mematikan, tetapi juga punya teknik yang solid dalam bertahan dan menyerang balik di segala situasi.
Selain pertarungan antara Ankalaev dan Rakic, UFC 308 juga menampilkan duel seru di kelas bulu antara Lerone Murphy dan Dan Ige. Murphy, penantang peringkat 12, berhasil meraih kemenangan mutlak setelah tiga ronde sengit melawan Ige yang berada di peringkat 14.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
