
Alex Pereira menang dengan brutal ketika menghadapi Khalil Rountree Jr dan tetap pertahankan gelar juara. (Instagram/@ufc)
JawaPos.com — Alex Pereira sukses mempertahankan sabuk juara kelas berat ringan dalam pertarungan utama UFC 307. Bertarung di Delta Center, Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, Minggu (6/10) siang waktu Indonesia, Pereira menghentikan perlawanan Khalil Rountree Jr dengan kemenangan TKO di ronde keempat.
Pereira membuka laga dengan tenang, melepaskan satu tendangan yang dengan mudah ditangkap oleh Khalil. Sang penantang menunjukkan agresivitasnya dengan serangan jab, sementara Pereira terus mengukur jangkauan untuk menemukan celah.
Pada ronde pertama, Khalil tampil cukup baik, memaksa Pereira untuk tetap waspada dengan kombinasi pukulannya. Namun, meski serangan Khalil cukup agresif, Pereira beberapa kali berhasil menangkis dan memposisikan dirinya dalam jarak yang aman.
Ronde kedua dimulai dengan Khalil kembali mengambil inisiatif untuk menyerang. Pereira, yang lebih memilih bermain hati-hati, terus mencari celah untuk melepaskan serangan pamungkas yang bisa langsung melumpuhkan Khalil. Namun, Khalil sempat membuat Pereira goyah setelah tendangan kirinya berhasil tepat mengenai kepala sang juara.
Hingga ronde kedua berakhir, pertarungan masih terlihat seimbang dengan Khalil yang mampu bertahan dan memberikan tekanan. Khalil menunjukkan performa luar biasa dengan serangan-serangan kuat yang beberapa kali membuat Pereira dalam posisi berbahaya.
Pada ronde ketiga, Pereira mulai menunjukkan tanda-tanda menemukan ritme pertarungan. Khalil tetap berusaha memberikan perlawanan yang solid, tetapi momentum mulai bergeser ke arah Pereira. Menjelang akhir ronde ketiga, Pereira mendapatkan kesempatan emas saat berhasil menyudutkan Khalil ke tepi Octagon.
Dengan kombinasi serangan pukulan keras dan flying knee yang hampir mengenai wajah Khalil, Pereira mulai menunjukkan dominasinya. Namun, bel ronde ketiga menyelamatkan Khalil dari tekanan lebih lanjut.
Ronde keempat menjadi titik balik bagi Pereira, yang akhirnya melepaskan serangan-serangan mematikan. Khalil terlihat kesulitan bertahan setelah pertahanan rapatnya berhasil ditembus oleh Pereira. Dengan wajah yang mulai berdarah, Khalil hanya bisa bertahan dari amukan Pereira yang semakin membabi buta.
Pereira tak memberikan Khalil ruang untuk bernapas. Kombinasi jab, hook, dan uppercut terus dilancarkan ke arah Khalil yang terlihat mulai kehabisan tenaga. Hingga akhirnya Khalil terpaksa menyerah dan terduduk di pinggir Octagon. Wasit menghentikan pertarungan, memastikan kemenangan TKO untuk Alex Pereira.
Dengan kemenangan ini, Pereira berhasil mempertahankan sabuk juara kelas berat ringan UFC dan menunjukkan dominasinya di dalam Octagon. Khalil, meski tampil agresif di awal, harus menerima kenyataan kalah dari salah satu petarung terkuat di divisinya.
Alex Pereira sekali lagi membuktikan bahwa dia bukan hanya petarung dengan pukulan keras, tetapi juga memiliki ketenangan dalam mengendalikan situasi. Kemenangan ini semakin memperkukuh posisinya sebagai juara, sementara Khalil harus kembali ke ruang latihan untuk mengevaluasi strategi pertarungannya di masa depan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
