
Donny Tjahyadikarta, Chief Operating Officer KLAB & Race Director JRF; Dickie Widjaja, Chief Executive Officer KLAB; dan Fransiskus Kesuma, Chief Product Officer KLAB. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Terobosan baru dilakukan oleh PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) dalam menyelenggarakan ajang lari. Setelah dipercaya menyukseskan Jakarta Marathon 2023, KLAB pada tahun 2024 ini berencana menggelar Jakarta Running Festival (JRF).
Chief Operating Officer KLAB & Race Director JRF, Donny Tjahyadikarta menjelaskan, ajang ini dibuat sebagai bagian dari upaya KLAB dalam membuat sebuah ajang yang lebih dari lomba lari biasa.
JRF digelar dengan mengandalkan lima pilar, yakni standarisasi, safety, sustainability, inclusivity, dan festivity. Tiga pilar pertama telah dilaksanakan KLAB pada ajang Jakarta Marathon. Sementara inclusivity dan festivity adalah dua pilar tambahan yang hanya akan ada di JRF.
Donny memastikan bahwa, standarisasi JRF akan sesuai dengan standar yang diterapkan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), World Athletics, dan The Athletics Integrity Unit.
"Kemudian secara safety juga kita mengikuti semua standarnya, malah melebihi dari standar internasional, karena kita melihat di Jakarta ini kan cuaca cukup panas, tropical, jadi disini kita melebihi standar yang ada untuk secara safety ya," katanya dalam media briefing di Zona Blu x Gofit, Ring Road Stadion Utama Glora Bung Karno, Rabu (2/10).
Kemudian untuk sustainability, kata Donny, JTF akan jadi event pertama yang mengusung konsep netralitas karbon. "Jadi tahun ini pun kita akan terus meningkatkan kita punya sustainability, selain dari soal pengambilan sampah-sampah," terangnya.
"Nah, tahun ini pun juga kita akan bekerja sama dengan MRT untuk memastikan bahwa event kita ini lebih sustainable gitu, jadi kita bisa mengharapkan peserta untuk naik MRT ke GBK," imbuh Donny.
Terkait kategori lomba, JRF akan mempertandingkan lima kategori. Yakni Le Mineral Marathon, Jakarta Half Marathon, Electrum 10K, Wonder 5K, dan Taro Junior Dash. Ajang ini rencananya akan diikuti kurang lebih 16.000 peserta.
Lima kategori lomba tersebut akan digelar dalam dua hari, yakni junior dash, 5K, dan 10K pada Sabtu (12/10). Sementara pada Minggu (13/10) adalah maraton serta half maraton.
Untuk rute, kata Donny, kategori 5K terbilang sederhana karena dimulai dari pintu 7 Gelora Bung Karno menuju Jalan Sudirman-jembatan Semanggi, hingga bunderan senayan, dan finish di GBK lagi.
"Nah, untuk 10K-nya, start-finish tempat yang sama, naik sampai budaran HI, muter di budaran kecil, sampai di budaran Senayan, muter balik, kemudian finish," terang Donny.
"Jadi cukup straightforward dan simple untuk course-nya. Nah untuk course-course ini pun juga sebenarnya untuk pada 10K ini sudah diukur dan disertifikasi oleh PASI," tambahnya.
Sementara untuk rute half marathon dan full marathon, rutenya berpusat pada Semanggi yang kemudian mengarah ke 4 arah berbeda. Rute itu sudah disiapkan KLAB sebagai rute tetap untuk gelaran rutin selama lima tahun ke depan.
Menurut Donny, rute tetap ini diperlukan oleh setiap pelari. Nah dia ingin JRF punya itu agar para peserta nantinya tak bertanya-tanya lagi soal rute dan mereka bisa berlatih dengan rute yang sesuai sebelum ajang digelar.
"Maka rute ini kita pilih untuk menyiapkan Jakarta Running Festival untuk grow. Jadi kalau misalkan tahun ini mungkin kayak maratonnya 5 ribu, 10K itu 5 ribu, tahun depan kita berharap bisa lebih banyak lagi. Jadi rute ini sudah siap menampung," ungkap Donny.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
