
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto berpose usai bertanding lawan ganda putra Prancis Lucas Corvee/ Ronan Labar pada babak penyisihan Grup C Olimpiade 2024.
JawaPos.com - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto petik kemenangan atas ganda Tiongkok, Xie Hao Nan/Zheng Wei Han lewat drama rubber game 2-1 (22-20, 13-21 dan 21-14) di babak 32 besar Jepang Terbuka 2024 di Arena Yokohama, Yokohama, Jepang, Selasa (20/8), dikutip dari ANTARA.
Pertandingan perdana yang mempertemukan ganda andalan Indonesia menghadapi ganda China ini begitu ketat sejak set pertama dimulai. Fajar/Rian sempat kejar mengejar poin dengan Nan/Han di awal set hingga memasuki masa interval mampu membawa keunggulan 11-8.
Seusai masa interval, Nan/Han mampu membalikkan kedudukan setelah mengamankan tujuh poin berturut-turut untuk unggul 16-12. Fajar/Rian mampu berbalik unggul usai mencatatkan enam poin berturut-turut dan mengubah keadaan 18-16. Fajar/Rian mampu mengamankan set pertama dengan kemenangan 22-20.
Baca Juga: Penasaran Apakah Rekan Kerja Tertarik pada Anda? Ini 7 Tanda Psikologis yang Nampak pada Kolega
Di set kedua, Nan/Han bermain lebih agresif dan tidak membiarkan Fajar/Rian mengembangkan permainan. Nan/Han mampu menutup interval set kedua dengan keunggulan 11-9. Seusai interval permainan Fajar/Rian begitu mudah terbaca oleh Nan/Han. Nan/Han yang memanfaatkan kondisi di atas angin mengamankan tujuh poin berturut-turut lalu menutup set kedua dengan kemenangan 21-13.
Memasuki set ketiga, Fajar/Rian mencoba keluar dari tekanan dan terus mendikte permainan melalui serangan cepat. Memasuki masa interval, Fajar/Rian mampu unggul enam poin atas Nan/Han, 11-5.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Batas Usia, Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Seusai interval, Fajar/Rian tak membiarkan Nan/Han keluar dari tekanan dan terus menguasai tempo permainan. Dalam kondisi yang mampu menguasai permainan, Fajar/Rian mampu mengamankan set ketiga dengan kemenangan 21-14.
"Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Tetapi secara permainan saya belum puas. Masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Apalagi di gim pertama dan kedua, sentuhannya belum dapat," kata Fajar Alfian seusai pertandingan dikutip dari keterangan PBSI.
Baca Juga: 5 Pelajaran Hidup Pahit yang Hanya Bisa Dipelajari Melalui Pengalaman, Salah Satunya Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang
Senada dengan Fajar, Muhammad Rian Ardianto mengaku masih perlu beradaptasi lagi karena secara permainan ganda peringkat keenam dunia ini masih belum menemukan ritme yang sesuai dengan biasanya.
"Dari pertandingan hari ini kami masih perlu beradaptasi lagi, terutama dengan shuttlecock. Harus diakui lawan juga bermain baik hari ini," kata Rian.
"Secara permainan, kami belum bisa balik seperti sebelumnya. Ini karena dari persiapan kami juga belum maksimal. Tetapi hal itu tidak boleh jadi alasan. Kami sudah datang ke sini, sudah komitmen buat bermain, ya harus siap," imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
