
Veddriq Leonardo catatkan sejarah dengan raih medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024. (Instagram/@timindonesiaofficial)
JawaPos.com — Dalam sejarah olahraga Indonesia, nama Veddriq Leonardo akan selalu dikenang sebagai atlet yang berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional.
Veddriq Leonardo, seorang atlet panjat tebing asal Pontianak, telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dengan meraih emas pertama di Olimpiade 2024.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menambah deretan prestasi luar biasa dalam karier Veddriq yang sudah sarat dengan gelar juara dunia.
Lahir di Pontianak pada 11 Maret 1997, Veddriq Leonardo tumbuh dengan semangat dan dedikasi yang tinggi terhadap olahraga. Perjalanan Veddriq menuju kesuksesan tidaklah instan.
Dia pertama kali berkenalan dengan dunia panjat tebing ketika masih duduk di bangku SMA. Saat itu, Veddriq diperkenalkan oleh seorang kakak kelasnya kepada olahraga yang kemudian menjadi jalan hidupnya. Sejak saat itu, Veddriq rutin mengikuti perlombaan-perlombaan mewakili sekolahnya.
Awalnya, Veddriq menggeluti nomor boulder dalam panjat tebing. Namun, seiring berjalannya waktu, dia memutuskan untuk pindah ke nomor speed. Keputusan ini terbukti sangat tepat, karena di nomor inilah Veddriq mulai menunjukkan potensinya yang luar biasa.
Tak butuh waktu lama bagi Veddriq untuk menorehkan prestasi. Mulai dari ajang nasional hingga internasional, namanya terus melejit sebagai salah satu atlet terbaik dunia di cabang olahraga ini.
Sejak 2018, Veddriq Leonardo telah meraih enam gelar juara dunia di ajang Piala Dunia IFSC. Prestasi ini dimulai dengan kemenangan di Amerika Serikat pada 2021, dilanjutkan dengan kemenangan di Swiss pada tahun yang sama.
Dia kemudian melanjutkan dominasinya di Korea Selatan pada 2022 dan kembali meraih juara di AS pada tahun yang sama. Veddriq juga mempertahankan gelarnya dengan kemenangan di Korea Selatan dan Amerika Serikat pada 2023. Rangkaian kemenangan ini menunjukkan betapa konsistennya Veddriq di puncak dunia panjat tebing.
Namun, puncak dari karier Veddriq datang di Olimpiade Paris 2024. Dengan semangat dan tekad yang membara, Veddriq berhasil melaju ke babak final nomor speed, mengalahkan para pesaing dari berbagai negara.
Di final yang berlangsung di Le Bourget Climbing Venue, Paris, pada 8 Agustus 2024, Veddriq mencatatkan waktu 4,79 detik, hanya terpaut 0,05 detik dari pemegang rekor dunia, Sam Watson dari Amerika Serikat. Meskipun waktu tersebut bukan yang tercepat, itu sudah cukup untuk mengantarkan Veddriq meraih medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade tahun ini.
Keberhasilan ini bukan hanya tentang prestasi pribadi, tetapi juga membawa harapan baru bagi olahraga panjat tebing di Indonesia. Di tengah persaingan ketat, Veddriq mampu menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, Indonesia bisa meraih hasil terbaik di panggung dunia.
Tidak hanya itu, kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia telah berkembang pesat di cabang olahraga yang sebelumnya mungkin kurang mendapat perhatian.
Dalam kariernya, Veddriq juga telah mengoleksi berbagai medali dan penghargaan lainnya. Pada Asian Games 2018, dia berhasil meraih medali emas, menambah deretan prestasi yang ia raih di tingkat Asia.
Selain itu, pada PON Papua, Veddriq juga sukses membawa pulang medali emas, menunjukkan bahwa dia adalah atlet yang tak hanya berjaya di level internasional, tetapi juga di kompetisi-kompetisi domestik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
