
Pegolf Jonathan Xavier Hartono. (Rizky Ahmad Fauzi/JawaPos)
JawaPos.com–Menjadi mahasiswa Harvard merupakan mimpi bagi para mahasiswa yang melanjutkan pendidikan tinggi. Termasuk bagi Jonathan Xavier Hartono. Apalagi, Jonathan juga tak melupakan hobi golf.
Namun, dia sudah memiliki trik agar keduanya bisa berjalan bersama. Menurut Jonathan Xavier Hartono, itu hanya masalah manajemen waktu dan mengatur prioritas.
”Anda dapat melakukan begitu banyak hal dalam satu hari, tetapi harus tetap melakukan hal yang harus dilakukan,” Jonathan Xavier Hartono saat diwawancarai di Damai Indah Golf Course, BSD.
Dia menjelaskan, harus punya prioritas. Ketika bermain golf, harus bermain dengan baik.
”Karena jika Anda tidak ingin bermain golf dengan baik, lupakan saja. Dan jika tidak peduli dengan studi, ya lupakan saja,” kata Jonathan Xavier Hartono lantas tersenyum.
BNI Ciputra Golf Tournament 2024 bakal berlangsung pada 21-24 Agustus bakal menjadi turnamen kedua Jonathan Xavier Hartono yang diikuti di Indonesia.
”Menurut saya, dua prioritas teratas adalah sekolah dan golf. Saya selalu memprioritaskan waktu untuk dua hal itu dan itu memangkas waktu bersosialisasi,” ungkap Jonathan Xavier Hartono.
Bahkan, waktu untuk bersenang-senang dan bersantai sangat dikurangi. ”Ini hanya mengenai apa yang ingin dilakukan dan menikmatinya. Anda harus memilih. Bagi saya itu adalah sekolah dan golf,” tegas Jonathan Xavier Hartono.
BNI Ciputra Golfpreneur Tournament kembali menjadi bagian dari kalender Asian Development Tour (ADT) pada 2024. Sejak pertama kali digelar pada 2014, ajang itu menjadi turnamen reguler, bahkan menjadi turnamen dengan penyelenggaraan paling konsisten dalam jadwal kompetisi ADT.
Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) yang sekaligus Presiden Direktur Damai Indah Golf Budiarsa Sastrawinata mengungkapkan kegembiraan bisa kembali menyelenggarakan BNI Ciputra Golfpreneur Tournament untuk kesembilan kali.
”Sejak pertama kali menggelar ajang ini pada 2014, kami telah melihat sederet juara yang terus melanjutkan kiprah mereka ke Asian Tour, bahkan salah satunya, Tom Kim, bisa menjadi juara PGA tour,” ujar Budiarsa Sastrawinata.
Direktur Human Capital & Compliance BNI Mucharom mengungkapkan, sinergi antara berbagai pihak akan membuka peluang yang lebih luas bagi para pegolf muda Indonesia untuk meraih prestasi.
”Kami berharap kesempatan bagi pegolf muda Indonesia makin banyak untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi. Turnamen ini juga diharapkan dapat menjadi ajang pembuktian bagi para pegolf muda Indonesia untuk bersaing di level internasional,” ujar Mucharom.
General Manager ADT Ken Kudo menyampaikan, event itu merupakan salah satu turnamen inti dari kalender ADT sejak pertama kali diadakan pada 2014. Pihaknya merasa senang bisa mengumumkan kembali turnamen tersebut ke jadwal kompetisi pada tahun ini.
Dia menambahkan, sebanyak 91 pegolf dari ADT akan meramaikan persaingan pada pekan ketiga Agustus. Sementara itu, 40 pegolf tuan rumah juga akan berusaha untuk meraih kemenangan, dengan 13 pemain undangan dari pihak promotor.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
