
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai menang melawan wakil Taiwan Wang Tzu Wei dalam semifinal Piala Thomas 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center.
JawaPos.com – Tim bulu tangkis putra Indonesia siap menurunkan kekuatan terbaik demi meraih gelar juara pada babak final Piala Thomas 2024. Turnamen itu akan digelar di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, Tiongkok, Minggu, pukul 17.00 WIB.
Anthony Sinisuka Ginting masih menjadi tunggal putra pertama dan akan berjumpa dengan Shi Yu Qi pada partai pertama. Kedua pemain unggulan ini sudah cukup sering bertemu di lapangan, dengan Shi mengoleksi 8 kemenangan dari 10 kali pertemuan mereka sejauh ini.
Namun, pertemuan terakhir mereka di BWF World Tour Finals 2023 dimenangkan oleh Ginting melalui rubber game dengan skor 11-21, 21-7, 21-17.
Pada rangkaian pertandingan Piala Thomas 2024, Ginting menelan satu kekalahan dari lima penampilan. Sementara Shi tidak pernah satu pun kalah dari lima pertandingan sejauh ini.
Dengan kekuatan yang terbilang cukup berimbang, Ginting memiliki peluang yang terbuka untuk membuka poin pertama buat Indonesia di babak puncak ini.
Beralih ke ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bakal berjumpa dengan pasangan nomor satu dunia Liang Wei Keng/Wang Chang. Sejauh ini, Liang/Weng unggul 4-2 atas Fajar/Rian, dan kalah dua kali dari lima penampilan mereka di rangkaian Piala Thomas 2024.
Sementara, Fajar/Rian sejauh ini telah memegang dua kemenangan dari tiga kali turun pada ajang beregu putra kali ini. Dengan kekuatan yang cukup berimbang, pertarungan antara dua pasangan terbaik dari negeri masing-masing ini patut untuk dinantikan.
Beralih ke partai ketiga, akan ada Jonatan Christie yang berjumpa dengan Li Shi Feng sebagai wakil dari sektor tunggal. Secara head-to-head, Jonatan unggul 5-1 dari Li, dengan kemenangan terakhir direbut oleh Jonatan pada Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) 2024 melalui straight game.
Dengan Jonatan yang tidak pernah kalah dalam lima penampilannya di Piala Thomas 2024, tentu besar harapan bahwa Jonatan bisa menjadi salah satu penentu kemenangan Indonesia di kejuaraan beregu ini.
Lebih lanjut, ganda kedua dari Indonesia adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang akan menantang He Ji Ting/Ren Xiang Yu di partai keempat. Kedua pasangan bisa dibilang memiliki kemampuan yang berimbang, dengan Bagas/Fikri unggul 2-1 dalam tiga pertemuan mereka.
Chico Aura Dwi Wardoyo menjadi ujung tombak pada babak final Piala Thomas 2024 dan dijadwalkan untuk bersua dengan Lu Guang Zu. Sejauh ini, mereka imbang 1-1 pada dua pertemuan, dengan kemenangan terakhir dibukukan oleh Chico pada semifinal Malaysia Masters 2022.
Sementara itu, ini merupakan penampilan final Piala Thomas ke-22 bagi skuad Merah Putih, serta final ketiga mereka secara berturut-turut.
Piala Thomas terakhir dibawa pulang oleh tim putra Indonesia pada 2020 di Aarhus, Denmark. Kemenangan tersebut merupakan pencapaian yang sangat diapresiasi oleh para penggemar bulu tangkis, karena Indonesia berhasil memboyong Piala Thomas di turnamen tersebut setelah puasa gelar selama 19 tahun lamanya.
Namun, pada edisi 2022, Indonesia keluar sebagai runner-up setelah kalah dari tim bulu tangkis putra India.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
