Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Oktober 2022 | 19.03 WIB

Dua Tim dari Surabaya Harus Saling Jegal di Fase Grup

Rio Disi (dua dari kanan) berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain Prawira. IBL - Image

Rio Disi (dua dari kanan) berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain Prawira. IBL

JawaPos.com-Dua tim asal Surabaya harus saling jegal di fase grup turnamen Indonesia Cup 2022. Ajang itu bakal berlangsung di GOR Sritex Arena Solo pada 4–13 November 2022.

Berdasar drawing yang dilakukan di KFC Naughty by Nature Senopati, Jakarta, 15 tim peserta dibagi ke dalam empat grup. Dewa United dan Elang Pacific Caesar berada di grup A bersama NSH Mountain Gold Timika dan Satya Wacana Salatiga.

Grup B menjadi satu-satunya grup yang berisi tiga tim. Yakni, Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta, Evos Thunder Bogor, dan Amarta Hangtuah Jakarta. Sementara itu, grup C menjadi grup neraka yang berisi Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Bima Perkasa Jogjakarta, RANS PIK Basketball, dan Bali United Basketball Club.

Power forward Dewa United Jamarr Andre Johnson menyikapi undian dengan santai. Menurut dia, siapa pun lawan yang dihadapi, tim harus tetap fokus untuk memenangi pertandingan.

’’Ini random kan, kami tidak bisa pilih, kami terima semua tim di grup kami. Kami coba kerja keras dan lihat situasi game-by-game, setiap tim mencoba adjust,’’ ujar Jamarr.

Perihal target, Jamarr menegaskan bahwa timnya selalu ingin meraih gelar juara. Namun, dia tak mau berpikir jauh dan ingin fokus pertandingan. ’’Dan mencoba kerja keras tiap game,’’ ungkapnya.

Sementara itu, pebasket SM Avan Seputra menegaskan bahwa target timnya di setiap turnamen yang diikuti tak pernah berubah. Yakni, selalu ingin menjadi nomor satu.

’’Ini ajang pemain lokal. Sebelumnya, di IBL 2022, kami juara dengan pemain asing. Kami ingin buktikan dengan pemain lokal juga bisa menjadi juara,’’ kata Avan.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menyatakan bahwa Indonesia Cup 2022 merupakan turnamen pramusim. Namun, turnamen itu hanya akan diikuti pemain-pemain lokal atau tanpa pemain asing seperti dalam liga.

Oleh karena itu, ajang tersebut disebutnya berbeda dengan IBL. ’’Secara pertandingan, akan lebih menarik karena pemain lokal semua,’’ jelas Junas.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore