
CR: NPC Indonesia ASEAN Para Games
JawaPos.com-Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan apresiasi berupa beasiswa bagi Firza Faturahman Listianto.
Atlet kelahiran Surabaya, 21 Mei 2004, itu baru saja menyabet medali emas atletik ASEAN Para Games nomor 100 meter putra kelas T46.
Firza, yang kini duduk di bangku kelas XII SMA, bakal mendapat beasiswa kuliah S-1 sampai lulus dari Unesa. Menurut Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan MKes, beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen kampus yang ramah penyandang disabilitas.
’’Di sisi lain juga sebagai komitmen kami dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional,’’ kata Nurhasan.
Sebelum ASEAN Para Games, Firza juga pernah berprestasi di Pekan Paralympic Pelajar Nasional 2019. Saat itu dia meraih tiga medali emas. Dia juga menyabet perunggu cabor atletik nomor lari 200 meter pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021.
Bagi Firza, emas di ASEAN Para Games kali ini tampak spesial. Sebab, dia sebenarnya tidak diunggulkan karena tidak termasuk atlet elite.
’’Firza tidak ada di lintasan terbaik atau berada di lintasan delapan. Namun, dia tiba-tiba muncul di garis terdepan dan menjadi juara,” ucap Humas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Dwi Cahyo Kartiko.
Terlepas dari itu, Cahyo berharap beasiswa dari Unesa bisa memberi semangat lebih kepada atlet penyandang disabilitas.
’’Semoga apresiasi dari Unesa bisa memotivasi para atlet dalam menorehkan prestasi dan membanggakan daerah dan Merah Putih di kancah internasional,” imbuh Cahyo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
