
Photo
JawaPos.com-Chico Aura Dwi Wardoyo memastikan diri sebagai pebulu tangkis tunggal putra ketiga yang berhasil meraih juara di Malaysia Masters 2022.
Chico meraihnya setelah Alamsyah Yunus (2013) dan Simon Santoso (2014).
Nah, pada edisi tahun ini, Chico menjadi kampiun setelah menaklukkan pemain Hongkong Ng Ka Long Angus pada partai final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, kemarin (10/7).
Chico menang dua game langsung (22-20, 21-15). Ini sekaligus gelar pertama Chico di turnamen level BWF World Tour Super 500.
Karena baru kali pertama tampil di final level 500, Chico terlihat agak tegang. ”Tapi, alhamdulillah saya bisa mengatasinya. Akhirnya bisa main enjoy dan rileks di lapangan,” ungkap Chico kemarin.
Chico menuturkan, di game pertama poinnya mepet-mepet. Namun, dia berfokus mendapatkan poin demi poin. ”Saat di poin kritis, coba konsisten dengan pola main. Di game kedua, rupanya lawan tidak enak juga dengan kondisi menang angin. Jadi, saya manfaatkan kesempatan itu,” jelasnya.
Perjalanan Chico merebut gelar Malaysia Masters 2022 cukup berliku. Apalagi, di turnamen ini dia berstatus promosi dari kualifikasi ke babak utama. Sebab, ada pemain-pemain yang mengundurkan diri ataupun cedera. Dan Chico menggantikan posisi unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.
Karena itu, Chico langsung dihadapkan kepada lawan-lawan tangguh. Mulai Lee Cheuk Yiu (Hongkong), Kantaphon Wangcharoen (Thailand), Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia), hingga Lu Guangzu (Tiongkok). Beruntung, Chico sukses melewatinya.
”Pastinya senang dan bangga bisa meraih gelar pertama di super 500. Saya tidak menyangka bisa juara di sini. Tapi, ini juga terjadi berkat persiapan saya yang menurut saya cukup baik jelang turnamen ini,” kata Chico.
Pemain binaan PB Exist itu berharap keberhasilannya kali ini bisa menambah kepercayaan dirinya tampil di turnamen berikutnya. ”Saya ingin lebih enjoy dalam setiap permainan yang saya jalani,” ujarnya.
Selain gelar pertama di BWF World Tour Super 500, pemain 24 tahun itu mencetak sejarah. Dia menjadi pebulu tangkis Papua pertama yang meraih gelar juara di ajang bulu tangkis internasional. Chico pun mempersembahkan gelar tersebut untuk semua pihak yang sudah mendukungnya.
”Untuk masyarakat Indonesia, khususnya Papua, terima kasih doa dan dukungannya selama ini. Semoga apa yang saya raih bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di sana,” tutur Chico.
”Terima kasih pula untuk Coach Irwansyah, Koh Jonatan (Christie), Aa Ginting (Anthony Sinisuka), Mas Vito (Shesar Hiren), dan semua tim tunggal putra,” tandas pebulu tangkis kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998, tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
