
Tunggal Putra Singapura Loh Kean Yew saat bertanding melawan Tunggal Putra Taiwan Chou Tien Chen pada babak Semi Final Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (11/6/2022). Chou Tien Chen melangkah ke final usai mengalahkan Loh Kean Ye
JawaPos.com - Pebulu tangkis Singapura Loh Kean Yew gagal menjejakkan kakinya ke partai final Indonesia Masters 2022 setelah ditumbangkan oleh jagoan Taiwan Chou Tien Chen, Sabtu (11/6). Walau kalah, Kean Yew mengaku tidak mau terlalu lama larut dalam kekecewaan.
"Sedih rasanya harus kalah di babak semifinal. Tapi di satu sisi aku juga sangat senang bisa main di arena yang seru seperti Istora," ujar Kean Yew setelah kalah 16-21, 8-21, dan 19-21 dari Chou Tien Chen di babak empat besar.
Ketimbang meratapi kekalahan, Kean Yew menuturkan ia ingin mengalihkan fokusnya ke perhelatan Indonesia Open 2022 yang akan dihelat pada 14-19 Juni pekan depan. Menurut Kean Yew, Indonesia Open 2022 adalah panggung yang sangat tepat untuk menguji konsistensinya.
"Aku menekankan pada diriku sendiri bahwa aku harus konsisten dalam bermain bagus. Di Indonesia Masters ini aku belum bisa mengukur diriku, karena ini cuma satu turnamen saja. Semuanya baru akan terlihat di Indonesia Open nanti," katanya.
Tersisa dua hari jelang Indonesia Open 2022, Kean Yew mengaku tidak mau melakukan persiapan spesial apapun.
"Tidak usah lah. Makan, tidur, makan, tidur saja," ujarnya berkelakar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
