
SAN FRANCISCO, CALIFORNIA - MAY 20: Stephen Curry #30 of the Golden State Warriors shoots the ball against Maxi Kleber #42 of the Dallas Mavericks during the first half in Game Two of the 2022 NBA Playoffs Western Conference Finals at Chase Center on May
JawaPos.com-Laga puncak NBA musim 2021–2022 sudah di depan mata. Dua kontestan terbaik dari wilayah barat dan timur juga sudah ketemu. Dimulai Jumat (3/6) mendatang, final game pertama Golden State Warriors akan meladeni perlawanan Boston Celtics di markasnya, Chase Center.
Kalau dilihat dari pengalaman, itu menjadi laga dua tim yang timpang. Warriors adalah tim yang dihuni pemain-pemain yang sudah makan asam garam di final NBA.
Stephen Curry, Klay Thompson, dan Draymond Green adalah punggawa-punggawa utama Warriors saat menjuarai NBA tiga kali pada 2015, 2017, dan 2018.
Kini mereka juga masih berada di tim itu dan belum kehilangan ketangguhan. Dengan lolosnya Warriors ke final tahun ini, tim tersebut juga mencatatkan raihan sensasional. Mereka menjadi satu di antara hanya empat tim dalam sejarah NBA yang mampu menembus final enam kali dalam durasi delapan musim.
Sebelum Warriors, catatan itu hanya bisa dibukukan tiga tim. Yakni, Chicago Bulls pada 1990-an, Los Angeles Lakers pada 1980-an, dan Boston Celtics pada era 1960-an.
Karena itu, tak heran banyak prediksi yang menyebut Warriors tidak butuh banyak berkeringat untuk memenangi NBA tahun ini atas Celtics.
Meski demikian, Curry sama sekali tidak sependapat. ’’Itu sama sekali bukan jaminan,’’ ucap MVP NBA dua kali tersebut dilansir Washington Post. ’’Kami sudah paham benar bagaimana sulitnya menjadi juara. Bisa kembali merasakan final memang raihan istimewa. Namun, kami masih punya pekerjaan untuk diselesaikan,’’ tambahnya.
Warriors bukan tim berbeda dalam delapan musim belakangan. Tim asuhan Steve Kerr itu masih mengandalkan ritme permainan cepat dan tembakan-tembakan jitu dari para shooter andal mereka. Namun, hal itu sebenarnya juga membawa kelemahan.
Permainan cepat yang diusung Warriors membuat mereka boros turnover. Hingga kini, mereka tercatat sebagai lima besar tim yang paling sering melakukan turnover selama playoff ini. Raihannya sampai 14,8 turnover per game. Dalam statistik, catatan itu membuat mereka kemasukan rata-rata 15,9 poin.
Kerr sampai jengkel dengan catatan itu. Jika mampu mengatasi masalah tersebut, Warriors akan makin sulit untuk ditaklukkan. ’’Turnover memang sudah bagian dari tim kami. Sudah berkali-kali kami mencoba memperbaiki itu,’’ ucap pelatih 56 tahun itu kepada ESPN.
Di sisi lain, Celtics datang ke final tersebut dengan kekuatan tim dengan catatan defense terbaik sepanjang playoff. Selain jagoan dalam mencetak angka, duet Jaylen Brown dan Jayson Tatum adalah defender kuat di area wing untuk para lawan. Jimmy Butler, Kevin Durant, maupun Giannis Antetokounmpo sudah mereka buat mati kutu.
Meski demikian, kekurangan Celtics di final tersebut tidak dimungkiri adalah nir pengalaman tampil di partai puncak NBA. Saat tim tersebut kali terakhir merasakan final pada 2010, Brown, Tatum, maupun Marcus Smart belum berkiprah di NBA.
Pemain paling senior mereka, yakni center Al Horford, pun demikian. Sejak berkarier di NBA mulai 2007, baru kali ini pemain 35 tahun itu merasakan atmosfer final.
’’Kami akan datang ke final dengan perasaan yang sama. Kami saling percaya satu sama lain. Dan yang terpenting kami punya kekuatan utama dalam basket, yakni defense,’’ ucap Horford kepada ESPN.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
