Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Januari 2022 | 05.53 WIB

Devin Booker, Pemain Termuda Ketujuh yang Capai 10.000 Poin

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Secara kualitas pemain, Oklahoma City Thunder kalah segalanya di depan finalis NBA musim lalu Phoenix Suns.

Apalagi, pemain terpenting mereka, Shai Gilgeous Alexander harus dikarantina karena positif Covid-19 varian Omicron.

Namun apa yang ditampilkan barisan pemain muda Thunder pantas diacungi jempol. Mereka melawan keras Suns yang diperkuat nyaris semua pemain terbaiknya.

Berselisih 10 poin pada akhir kuarter pertama, Thunder terus mengejar dan mengimbangi Suns. Bahkan pada awal kuarter keempat, mereka cuma ketinggalan satu angka dalam posisi 84-85.

Namun, Suns memang menang pengalaman, kualitas, dan ketenangan dalam mengeksekusi peluang. Pada kuarter keempat, Suns menggila dengan mendulang 30 poin. Chris Paul dkk juga melimitasi pergerakan para pemain Thunder dan hanya mengizinkan mereka menciptakan 16 angka saja.

Bintang utama Suns, shooting guard Devin Booker kembali menjadi inspirator terpenting kemenangan timnya. Bermain dalam tempo 36 menit, Booker menciptakan 38 poin, 7 rebound, dan 5 assist.

Booker juga tajam dalam tembakan tiga angka dengan menceploskan enam bola dari 12 kesempatan.

Dengan tambahan 38 poin ini, Booker menjadi pemain termuda ketujuh dalam sejarah NBA yang berhasil mencapai 10.000 poin. Para pemain yang masuk dalam daftar tersebut adalah nama-nama raksasa.

Antara lain LeBron James, Kevin Durant, Kobe Bryant, Carmelo Anthony, Tracy McGrady, dan Giannis Antetokounmpo. Usia Booker saat laga tersebut adalah 25 tahun dan 60 hari.

"Ini berarti sangat banyak bagi saya," ucap Booker dikutip dari ESPN. "Saya sangat bersyukur bisa ada dalam posisi ini. Saya harus memuji tinggi kepada para pelatih yang mempercayai anak muda seperti saya untuk bermain. Mereka juga menerima kesalahan saya. Sebab, tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti itu," tambah Booker.

Guard Cameron Payne bangkit dari bangku cadangan dengan menciptakan 16 poin. Jumlah angka serupa juga dicatat center JaVale McGee.

Sang maestro, Chris Paul, seperti biasa berfungsi sebagai komandan lapangan. Dia mengkoordinir permainan, mengkreasi serangan, dan menciptakan ruang tembak bagi timnya.

Photo

Bintang Suns Chris Paul melakukan tembakan ke arah ring Thunder. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

CP3 memang hanya mencatat 10 poin. Tetapi kualitasnya masih sangat membantu menegaskan kehebatan Suns sebagai tim papan atas NBA saat ini.

Sementara itu, bagi McGee, ini merupakan salah satu season terbaiknya. Dia sering menampilkan gerakan akrobatik. Kerap penonton terkesima dengan aksinya.

Dari kubu Thunder, dua shooting guard Ty Jerome dan Aaron Wiggins bahu membahu dalam mencetak angka. Mereka mendulang 24 dan 22 poin. Tetapi itu tidak cukup untuk menghentikan laju Suns.

Dengan kemenangan ini, Suns bangkit setelah dua kekalahan kandang beruntun melawan Golden State Warriors dan Memphis Grizzlies.

Photo

Center Suns JaVale McGee melakukan slam dunk saat melawan Thunder. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

Suns mencatat rekor menang-kalah 27-7 dan berada di posisi kedua klasemen sementara wilayah barat. Jumlah itu sama persis dengan catatan Warriors yang berada di puncak klasemen.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore