Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Oktober 2021 | 01.24 WIB

Duduk di Kursi Roda Sambil Menyeka Air Mata, Wakil Indonesia Mundur

Nandin Putri Arumni - Image

Nandin Putri Arumni

JawaPos.com-Cedera lutut kanan memupuskan perjuangan Nandini Putri Arumni untuk menyumbangkan angka bagi Indonesia saat melawan Prancis dalam kualifikasi Grup A Piala Uber 2020.

Dalam pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10), Nandini berjuang keras melawan Yaelle Hoyaux. Akibat cedera itu Dini harus mundur. Skor akhir adalah 12-21, 21-16, 17-20. Mundurnya Nandini membuat Indonesia kehilangan satu angka, membuat kedudukan 3-1.

Dalam kondisi 17-19, Nandini mendarat tak sempurna setelah melakukan pukulan chop ke belakang. Dia langsung terjatuh dan tidak bisa meneruskan laga. Pemain nomor 557 dunia itu mengerang kesakitan. Lawan pun bisa mendapat poin 17-20. Laga akhirnya dihentikan.

"Sakit sekali," ujar Dini, panggilannya, di ruangan medis di Ceres Arena. "Padahal tadi kondisi saya sudah lumayan bagus bisa memberikan perlawanan," ujar Dini yang duduk di kursi roda sambil menyeka air mata.

Membuka pertandingan, Dini bisa memimpin hingga 4-1. Namun, setelah itu permainannya berubah. Konsentrasi dan fokusnya terganggu. Dia tertinggal dalam perolehan angka. Dia kehilangan game pertama dengan kedudukan 12-21.

Game kedua berlangsung seperti game pembuka. Dini sempat memimpin jauh hingga 7-1. Kini pola permainannya jauh lebih hidup. Lawan dibuat terus berlari. Strategi ini berhasil dengan terus memimpin hingga 18-14. Game kedua akhirnya Dini bisa memenangi pertandingan dengan 21-16 setelah lawan tak mampu menyeberangkan shuttlecock.

Game ketiga berjalan lebih sengit. Kejar-kejaran poin terus berlangsung hingga kedudukan 9-9. Karena pengamatan jatuhnya shuttllecock keliru, lawan pun jadi unggul 9-10. Saat pengembalian Dini menyangkut net, interval ketiga untuk keunggulan lawan, 10-11.

Tiga kesalahan Dini membuat lawan melaju. Dini pun tertinggal 11-14. Permainan lawan lebih agresif dan bertenaga membuat Dini tertinggal 12-15 dan 15-17.

Kesalahan demi kesalahan sendiri menjadikan Dini kerap di belakang. Dan saat mengejar dalam kedudukan 17-19 itulah, petaka terjadi. Dini mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

"Dini tenang ya. Kamu sudah berjuang keras. Selama di sini akan mendapat perawatan terbaik," sebut manajer tim Eddy Prayitno.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore