Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 September 2021 | 20.25 WIB

Awas, Jangan Sampai Atlet Mendarat di Kolam Buaya

Angger Bondan/Jawa Pos PON Papua kandang buaya. - Image

Angger Bondan/Jawa Pos PON Papua kandang buaya.

JawaPos.com-Atlet paralayang di PON XX mungkin tak bisa tenang saat berlomba. Pasalnya, venue paralayang berada di Bukit Kampung Buton, Entrop.

Nah, tempat landing berada tepat di samping penangkaran buaya. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari titik landing. Di situ ada lima kolam. Satu kolam berisi 10–12 buaya.

Jadi, pendaratan jangan sampai meleset. Atlet paralayang Jatim M. Rizky Darmawan tahu hal itu. Bahkan, saat sedang melayang, kolam buaya tersebut tampak jelas dari atas

”Sebelum terbang, saya sudah diwanti-wanti sama atlet tuan rumah (Papua) soal kandang buaya. Yang pasti harus hati-hati ya," ungkapnya kepada Jawa Pos.

Photo

Atlet paralayang Jawa Barat berlatih mendarat di Bukit Kampung Buton, Papua. (Angger Bondan/Jawa Pos)

Rizky tidak keder. Tapi harus lebih waspada. ”Apalagi, kondisi angin di venue ini sangat tidak stabil seperti di tempat lainnya. Ini yang jadi challenge," ucapnya.

Soal kandang buaya, dia yakin tidak akan sampai terperosok. ”Kan dari atas bisa disetir. Jadi nggak mungkin jatuh ke kolam buaya," tambahnya.

Jatim menurunkan delapan atlet. Untuk PON kali ini tim pelatih menargetkan mampu mempertahankan gelar juara umum.

”Target kami bisa meraih lima emas dan kembali jadi juara umum," ujar pelatih paralayang Jatim Yustira Ramadhani kepada Jawa Pos. Di PON 2016 Jatim meraih empat emas.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore