Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Maret 2021 | 15.31 WIB

Timnas Bulu Tangkis Harapkan Bantuan Jokowi untuk Pulang ke Indonesia

Ganda putra Indonesia Hendra/Ahsan harus mengakui keunggulan lawannya di babak 16 besar Malaysia Open 2024. (ANTARA/HO-PP PBSI) - Image

Ganda putra Indonesia Hendra/Ahsan harus mengakui keunggulan lawannya di babak 16 besar Malaysia Open 2024. (ANTARA/HO-PP PBSI)

JawaPos.com - Tim bulu tangkis Indonesia berharap bantuan dari Presiden Joko Widodo untuk memulangkan mereka dari Birmingham, Inggris, ke tanah air. Itu setelah tim dipaksa mundur dari All England 2021. Hal tersebut pertama kali disampaikan pemain ganda putra Mohammad Ahsan melalui unggahan story di Instagram pribadinya, @king.chayra, Jumat (19/3).

“Tolong pulangkan saja kami, Pak Jokowi, ke orang tua kami dan anak istri kami,” tulis Ahsan.

Harapan tersebut turut diamini oleh tunggal putra Jonatan Christie dan pemain ganda putri Apriyani Rahayu. Demikian juga disampaikan partner Ahsan, Hendra Setiawan.

“Semoga bisa bantu kami pulang Pak Jokowi,” tulis Hendra lewat akun @hendrasansan.

Setelah dipaksa mundur dari All England 2021, seluruh tim bulu tangkis Indonesia kini berada di hotel untuk menjalani isolasi mandiri hingga 23 Maret mendatang. Dengan adanya kewajiban isolasi mandiri yang harus dijalani para atlet, maka biaya hidup yang harus dikeluarkan pun semakin bertambah. Terutama bagi Ahsan dan Hendra yang berstatus pemain profesional.

Hingga kini, pemerintah Indonesia masih mencari jalan keluar atas kejadian yang menimpa tim Indonesia di All England 2021. Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya, juga sudah turun tangan membantu permasalahan tersebut.

Saat ini, pihaknya tengah berupaya memastikan keselamatan dan keamanan tim Indonesia yang masih berada di Birmingham, dan mengupayakan kepulangan mereka agar dapat segera kembali ke tanah air.

“Saya harus pastikan tim Indonesia dapat kembali ke Indonesia dengan aman. Setelah ini saya akan ke Birmingham untuk berjumpa dengan Kang Ricky (Soebagdja), tentu dengan protokol (kesehatan) dan untuk memberikan dukungan moral pada para pahlawan Indonesia,” kata Desra dalam konferensi pers dari London, Jumat (19/3).

Desra juga menilai bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) selaku penyelenggara telah gagal dan tidak kompeten dalam melaksanakan All England 2021 sehingga terjadi diskriminasi dan perlakuan yang tidak adil terhadap tim Indonesia.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/wayZNSvk9SI

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore