
Atlet Voli Jawa Timur Ajeng Viona Adelea (kiri) melepaskan spike ke area pertahanan Jabar.
JawaPos.com – Persiapan yang tidak begitu maksimal membuat Jawa Timur (Jatim) akhirnya harus mengakui keunggulan Jawa Barat (Jabar). Jatim kalah pada babak kedua pool Y babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional di GOR Bulungan, Jakarta, Rabu (25/10).
Jatim takluk dengan skor 1-3 (25-21, 22-25, 18-25, 22-25). Affan Priyo Wicaksono selaku pelatih tim putri Jatim menyatakan, persiapan memang sangat minim. Terlebih, melawan tim Jabar yang notabene sebagai juara bertahan dengan materi pemain mumpuni.
’’Memang bukan alasan sih. Kami belum lama kumpul atau minimnya waktu karena atlet fokus di klub masing-masing di Livoli,’’ ucap Alfian saat diwawancarai Jawa Pos kemarin.
Dari 14 pemain yang ada, 12 di antaranya merupakan pemain yang akan bermain di Livoli Divisi Utama. Persebaran pemain banyak di Gresik Petrokimia dan Surabaya Bank Jatim. ’’Kami tidak ada persiapan khusus dan baru latihan bersama di Jakarta. Namun, tidak ada kata dan alasan lain. Harus siap dengan jam terbang tinggi. Segera siap beradaptasi,’’ tegasnya.
Soal laga lawan Jabar, dia menyebutkan bahwa pemain sudah cukup baik di set pertama. Sayangnya, para pemain tidak menunjukkan konsistensi permainan. ’’Dalam arti, banyak kesalahan sendiri. Jabar lebih kompak. Kami harus latihan teamwork lagi karena banyak bola mudah yang seharusnya bisa diantisipasi, tapi gagal,’’ katanya.
Hasil itu membuat Jatim harus berjumpa tuan rumah DKI Jakarta yang menjadi juara grup pool setelah menaklukkan Jogjakarta di babak akhir dengan skor 3-1 (25-17, 21-25, 25-23, 25-18). Duel kedua tim bakal berlangsung Jumat (27/10).
Di sektor putra, Jatim juga takluk oleh Jabar 1-3 (21-25, 32-30, 18-25, 20-25). Hasil itu membuat persaingan pool A sangat seru. Sebab, tiga tim antara Jatim, Jabar, dan Jateng saling mengalahkan. Sebelumnya, Jabar juga takluk oleh Jateng 1-3 (25-18, 19-25, 22-25, 22-25). Di laga terakhir grup, Jatim masih akan menghadapi Jogjakarta.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
