
Atlet kano putri Indonesia Riska Andriyani menjawab pertanyaan pewarta di mixed zone Fuyang Water Sport Centre, Hangzhou, Selasa (3/10/2023). (Antara/Rauf Adipati)
JawaPos.com – Pasangan Riska Andriyani dan Nur Meni nyaris menyumbang medali perunggu untuk kontingen Indonesia dari nomor kano 200 meter ganda putri Asian Games 2022 Hangzhou.
Namun, Riska dan Nur harus puas finis di posisi keempat pada final yang berlangsung di Fuyang Water Sports Centre, dengan catatan waktu 48,347 detik. Mereka terpaut 4,051 detik dari pemenang, yakni pasangan Tiongkok Wenjun Lin dan Changwen Shuai.
Pasangan Wenjun/Changwen berhak atas medali emas setelah membukukan waktu tercepat 44,296 detik. Medali perak menjadi milik pasangan Kazakhstan Ulyana Kisseleva dan Margarita Torlopova dengan catatan waktu 46,627 detik, dan pasangan Uzbekistan Shokhsanam Sherzodova dan Nilufar Zokirova dengan catatan waktu 47,029 detik berhak atas perunggu.
Seusai lomba, Riska tidak dapat menutupi rasa kecewanya karena gagal meraih medali. "Tidak ada (masalah apa-apa) sih, Mas. Belum rezeki saja. (Kami) sudah berjuang, sudah berusaha tapi ya balik-balik sama Allah finis keberapa tadi... Beda sedikit," ucap Riska, yang wajahnya berkaca-kaca saat ditemui Antara.
Pada sesi pagi, Riska juga turun berlomba pada final nomor 200 meter tunggal. Namun, di sesi tersebut, dia hanya mampu menempati posisi kesembilan dari sembilan peserta.
"Kami tuh all out saja sih sebenarnya. Sudah usaha kan. Yah mohon maaf belum bisa menyumbang medali untuk Indonesia dan semoga nanti buat teman-teman yang lagi berjuang juga bisa menyumbang medali untuk Indonesia," tambahnya.
Riska merupakan pemenang medali perak nomor 200 meter tunggal pada Asian Games 2018, sedangkan saat berpasangan dengan Nur pada Asian Games 2018 di nomor 200 meter ganda, mereka berhasil memenangi medali perunggu.
Sedangkan pada Asian Games kali ini, cabang olahraga kano gagal untuk mendapatkan satu medali pun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
