Petarung asal Magetan, Suwardi mempertahankan gelar juara untuk kedua kali di One Pride MMA 72 setelah menaklukkan Aditya Ginting lewat keputusan juri.
JawaPos.com–Petarung asal Magetan, Suwardi kembali mempertahankan gelar juara untuk kedua kali di One Pride MMA 72. Kepastian itu setelah Suwardi menaklukkan Aditya Ginting lewat keputusan juri.
Suwardi bertanding di Mahaka Square Kelapa Gading Jakarta Utara, Sabtu (9/9) malam. Berlaga di kelas terbang (flyweight 56,7kg), Suwardi menumbangkan Aditya Ginting, petarung berdarah Batak besutan camp Bali MMA usai pertarungan lima ronde.
Aditya Ginting melancarkan serangan selamat datang. Dia melepaskan tendangan, namun masih bisa diredam Suwardi.
Suwardi mengambil ancang-ancang melakukan serangan. Suwardi pun menyerang dan menjatuhkan Aditya Ginting. Tapi Aditya cepat bangkit berdiri. Aksi jual beli pukulan dan tendangan terjadi antara kedua petarung. Aditya Ginting melepaskan pukulan punch.
Suwardi mendaratkan pukulan ke wajah Aditya. Pukulan itu sempat membuat petarung besutan Bali MMA goyah.
Pada ronde kedua, aksi jual beli pukulan dan tendangan masih terjadi. Tak kehabisan stamina, Suwardi melepaskan pukulan dan tendangan yang membuat Aditya terpojok.
Becak Lawu kemudian membanting Honey Badger. Di sini, dalam duel ground, Becak Lawu lebih diunggulkan.
Suwardi selalu melakukan percobaan kuncian pada Aditya, salah satunya kuncian rear naked choke. Namun, Aditya masih kuat bertahan hingga ronde kedua berakhir.
Pada ronde ketiga, Aditya Ginting memberikan tekanan dengan serangan-serangan striking. Suwardi juga tak mau kalah. Petarung asal Magetan itu melepaskan pukulan kombinasi pada Aditya.
Pada ronde keempat, pertarungan masih berlangsung sangat seru. Suwardi dan Aditya Ginting sama-sama belum menyerah.
Suwardi melakukan kuncian guillotine choke pada Aditya. Di sini kuncian Becak Lawu sudah begitu kencang, namun Aditya masih kuat bertahan hingga ronde empat berakhir.
Pada ronde kelima, Suwardi tetap berjuang menghadapi Aditya Ginting. Becak Lawu tampak belum kehabisan kelelahan sama sekali.
Suwardi terus memberikan tekanan saat berada dalam duel ground. Aditya Ginting kesulitan memberikan perlawanan. Bel ronde pemungkas akhirnya berakhir sudah.
Setelah pertarungan ronde yang melelahkan, juri memutuskan kemenangan angka mutlak untuk Suwardi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
