
Photo
JawaPos.com-Fajar Alfian/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menyapu bersih tiga pertandingan awal pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Hari ini (25/6), mereka mengalahkan Mohammad Ahsan/Leo Rolly Carnando dengan skor 21-18, 16-21, 21-19.
Setelah dua kemenangan diraih dengan straight games, kali ini Fajar/Yeremia harus kehilangan satu game. Mereka menang susah payah dalam tempo 1 jam dan 02 menit.
"Kami mainnya yakin dan percaya diri. Di pertandingan ini, Bang Ahsan sudah baca pola main kami dan kami sempat goyah. Mereka main defense balik serang dan nggak ada bola sambungnya. Ini yang bikin kagok. Memang Bang Ahsan bisa mengatur permainan," jelas Fajar usai laga dalam siaran pers PP PBSI yang diterima JawaPos.com.
Fajar/Yeremia mengatakan mereka sangat penasaran berjumpa dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Sebab, sama dengan mereka, Kevin/Reza juga selalu menang dalam tiga laga.
"Paling penasaran ketemu Kevin/Reza, karena sekarang kan Kevin pemain terbaik dunia. Jadi mau coba lawan dia seperti apa," kata Yeremia, pemain nomor 65 dunia.
"Kami penasaran ketemu Kevin/Reza, mereka kan belum pernah kalah. Tapi kami nggak mau lengah, Hendra/Pramudya juga pasangan bagus, apalagi Koh Hendra yang sudah banyak pengalaman," tutur Fajar.
Sore ini, mereka memang berhadapan dengan Hendra Setiawan/Pramudya Kusumawardana Riyanto.
Sebagai pasangan 'dadakan', duet Fajar/Yeremia bermain cukup baik. Siasat Fajar untuk mengatur bola di depan, memudahkan Yeremia untuk melakukan smes-smes keras dari belakang.
"Kami memang sering ngobrol soal permainan, dan kebetulan pas juga. Saya pemain depan, Yeremia pemain belakang. Yang penting kami tidak boleh puas, lawan-lawan selanjutnya pemain bagus semua dan banyak pengalaman," kata Fajar.
Usai laga panjang pagi ini, Fajar/Yeremia ingin melakukan recovery untuk mengembalikan stamina. Fajar mengakui bahwa stamina dan kondisinya hari ini mulai menurun jika dibandingkan pada hari pertama kemarin (24/6).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
