Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2020 | 15.46 WIB

Ladang Ganja Milik Mike Tyson Hasilkan Keuntungan Rp 7 Miliar Perbulan

NEW YORK, NEW YORK - AUGUST 22: Mike Tyson attends the Citi Taste Of Tennis on August 22, 2019 in New York City.   Noam Galai/Getty Images for AYS Sports Marketing/AFP - Image

NEW YORK, NEW YORK - AUGUST 22: Mike Tyson attends the Citi Taste Of Tennis on August 22, 2019 in New York City. Noam Galai/Getty Images for AYS Sports Marketing/AFP

JawaPos.com - Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson punya keinginan untuk mengembangkan bisnis ladang ganjanya menjadi ladang ganja istimewa.

Tyson mulai terjun dalam bisnis tersebut sejak 2016. Dan cuma berselang satu tahun, dia berhasil membuka kebunnya ganja sendiri di California, Amerika Serikat.

Dengan label Tyson Holistic, petinju berjuluk Si Leher Beton tersebut mampu meraup keuntungan besar dari bisnis ganjanya itu. Dia diperkirakan mendulang laba USD 500 ribu atau setara lebih dari Rp 7 miliar dalam satu bulan.

Meski binisnya sudah berjalan dan mampu menghasilkan keuntungan lumayan, Tyson tampaknya tidak mau berpuas diri dan tak berhenti sampai di sana.

Dikutip dari surat kabar Inggris The Sun, dalam sebuah kesempatan, Tyson mengaku telah menyiapkan ide gila untuk mengembangkan ladang ganjanya yang terletak di kawasan California Selatan itu.

Nantinya, dia akan melengkapi ladang seluas 407 hektare itu dengan beberapa fasilitas mewah. Jadi, banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung.

“Mike Tyson akan melengkapi lahan itu dengan taman hiburan bertemakan ganja, hotel, tempat kemping, hingga sebuah universitas,” kata salah satu sumber kepada The Sun.

Tyson dan partner bisnisnya yakni Rob Hickman berharap lahannya itu bisa dipakai juga untuk menggelar festival musik apabila benar-benar sudah selesai.

Sebelumnya, ladang ganja milik Tyson sudah menyelenggarakan festival musik betema cannabis bertajuk The Kind Music Festival pada Februari 2019.

Dalam festival tersebut, para tamu dan penonton yang hadir berkesempatan menikmati mariyuana, mendengarkan musik, dan mempelajari tentang keuntungan ganja sebagai obat.

Hal itu memang sesuai dengan misi Tyson dan brand miliknya. Yakni terlibat secara aktif dalam peranan ganja sebagai bagian dari proses penyembuhan. Hal ini berdasarkan pengalaman yang sudah dilalui oleh Tyson.

"Saya telah bertarung selama lebih dari 20 tahun dan tubuh saya mengalami banyak keausan," kata Tyson.

"Saya juga telah menjalani dua kali operasi dan menggunakan mariyuana untuk menenangkan saraf. Ganja mampu menghilangkan rasa sakit. Tetapi sebelumnya, mereka memberi saya opium dan itu membuat saya kacau," kata Tyson.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore