
NEW YORK, NEW YORK - AUGUST 22: Mike Tyson attends the Citi Taste Of Tennis on August 22, 2019 in New York City. Noam Galai/Getty Images for AYS Sports Marketing/AFP
JawaPos.com - Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson punya keinginan untuk mengembangkan bisnis ladang ganjanya menjadi ladang ganja istimewa.
Tyson mulai terjun dalam bisnis tersebut sejak 2016. Dan cuma berselang satu tahun, dia berhasil membuka kebunnya ganja sendiri di California, Amerika Serikat.
Dengan label Tyson Holistic, petinju berjuluk Si Leher Beton tersebut mampu meraup keuntungan besar dari bisnis ganjanya itu. Dia diperkirakan mendulang laba USD 500 ribu atau setara lebih dari Rp 7 miliar dalam satu bulan.
Meski binisnya sudah berjalan dan mampu menghasilkan keuntungan lumayan, Tyson tampaknya tidak mau berpuas diri dan tak berhenti sampai di sana.
Dikutip dari surat kabar Inggris The Sun, dalam sebuah kesempatan, Tyson mengaku telah menyiapkan ide gila untuk mengembangkan ladang ganjanya yang terletak di kawasan California Selatan itu.
Nantinya, dia akan melengkapi ladang seluas 407 hektare itu dengan beberapa fasilitas mewah. Jadi, banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung.
“Mike Tyson akan melengkapi lahan itu dengan taman hiburan bertemakan ganja, hotel, tempat kemping, hingga sebuah universitas,” kata salah satu sumber kepada The Sun.
Tyson dan partner bisnisnya yakni Rob Hickman berharap lahannya itu bisa dipakai juga untuk menggelar festival musik apabila benar-benar sudah selesai.
Sebelumnya, ladang ganja milik Tyson sudah menyelenggarakan festival musik betema cannabis bertajuk The Kind Music Festival pada Februari 2019.
Dalam festival tersebut, para tamu dan penonton yang hadir berkesempatan menikmati mariyuana, mendengarkan musik, dan mempelajari tentang keuntungan ganja sebagai obat.
Hal itu memang sesuai dengan misi Tyson dan brand miliknya. Yakni terlibat secara aktif dalam peranan ganja sebagai bagian dari proses penyembuhan. Hal ini berdasarkan pengalaman yang sudah dilalui oleh Tyson.
"Saya telah bertarung selama lebih dari 20 tahun dan tubuh saya mengalami banyak keausan," kata Tyson.
"Saya juga telah menjalani dua kali operasi dan menggunakan mariyuana untuk menenangkan saraf. Ganja mampu menghilangkan rasa sakit. Tetapi sebelumnya, mereka memberi saya opium dan itu membuat saya kacau," kata Tyson.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
