
Rexy Mainaky
JawaPos.com – Rexy Mainaky tampil dalam Facebook Live mantan pemain nomor satu Malaysia, Tan Boon Heong, kemarin. Kepada pelatih kepala timnas Thailand itu, Tan menanyakan banyak hal. Termasuk rencana masa depan.
Saat itu diketahui bahwa Rexy tidak berencana memperpanjang kontraknya dengan Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT).
’’Kontrak dengan BAT selesai tahun ini. Meski Olimpiade ditunda, aku sudah berencana kembali ke Malaysia. Untuk selamanya,’’ kata Rexy dalam sesi live tersebut.
Rexy dan keluarga memang sudah mendapatkan status permanent resident dari pemerintah Malaysia.
Itu berarti, mulai tahun depan pasangan Ricky Subagja saat merebut emas Olimpiade Atlanta 1996 tersebut bakal free. Apakah PP PBSI akan memanfaatkan momentum itu untuk membajak kembali Rexy ke tanah air?
Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto menyatakan, merekrut kembali Rexy ke Cipayung bergantung pada atasan. ’’Wah, itu terserah pimpinan (Wiranto) saja, ya. Apalagi, kan masa jabatan pengurus ini sudah mau habis akhir tahun ini,’’ kata Budi kepada Jawa Pos kemarin.
Dia menjelaskan, ada plus minus merekrut Rexy ke Cipayung. Positifnya, saudara kandung Richard dan Rionny Mainaky itu sudah paham betul akan peta kekuatan Asia Tenggara. Bukan hanya Indonesia. Tapi, juga Malaysia dan Filipina.
Sebelum berkarir di Thailand, dia pernah menangani timnas kedua negara tersebut.
Kali terakhir berkarir di Indonesia, Rexy menjabat Kabid Binpres PBSI mulai 2012 hingga 2016. Bersama Richard, dia turut mengantar Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merebut medali emas Olimpiade Rio 2016.
Namun, minusnya, kehadiran Rexy bisa membuat program yang sudah berjalan berubah. Apalagi, Olimpiade ditunda tahun depan. Jika Rexy masuk sebelum Olimpiade, hasilnya tidak akan maksimal.
Lebih jauh, dari obrolan dengan Tan di Facebook Live, Rexy mengaku pernah menerima tawaran melatih dari Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM). Namun, itu sudah lama.
’’Kali terakhir Kenny Goh dari BAM mendekati saya pada awal 2019. Tapi, setelah itu saya belum mendengar apa-apa lagi darinya,’’ ungkap pria berusia 52 tahun tersebut.
Sementara itu, mantan juara dunia Rudy Hartono menilai Rexy cocok melatih di Indonesia. ’’Biasanya dia pegang tim putra dan putri,’’ ucapnya.
Namun, Rudy agak pesimistis bahwa Rexy mau ke Indonesia saat ini. Slot pelatih yang ada di tanah air dinilainya sudah cukup.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
