Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2020 | 22.40 WIB

Soal Wacana Perubahan Skor, Herry IP: Kuncinya, Pemanasan Harus Lama

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Pelatih kepala ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi tidak terlalu mencemaskan rencana BWF mengubah sistem poin. Pria yang akrab disapa Herry IP itu menyatakan, dalam sesi latihan sehari-hari, dirinya sudah sering menerapkan sistem tersebut.

Namun, memang ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan jika BWF ingin mengubah sistem.

’’Ini kan tidak boleh dilihat dari satu sisi saja. Banyak kepentingan. Karena PBSI di bawah BWF, apa pun keputusannya pasti diikuti,’’ kata Herry. ’’Tetapi, sebelum itu, tentu harus ada musyawarah. Apakah mau setuju atau tidak setuju,’’ lanjut pelatih yang dijuluki Coach Naga Api tersebut.

Dia menuturkan, kalau suatu saat sistem itu diterapkan, pihaknya siap-siap saja. Memang gaya bermain dan fisik pemain Asia bakal memengaruhi. Namun, dia hanya perlu mempersiapkan anak-anak didiknya untuk beradaptasi.

Sebab, program latihan yang nanti dia susun dan terapkan kepada pemain ikut terpengaruh.

Menurut Herry, dengan sistem poin 11 x 5, kunci utamanya adalah proses warming up atau pemanasan. Pemain harus benar-benar berada dalam kondisi siap. Sebab, game akan berlangsung sangat singkat. Berbeda dengan game 21 x 3 yang durasinya relatif lebih lama.

’’Buat pemain yang telat panas, itu (11 x 5) problem banget. Menyiasatinya, warming up harus lama,’’ tutur Herry.

Masalahnya, lanjut Herry, wajib ada lapangan warming up untuk turnamen elite. ’’Tetapi, untuk turnamen yang kecil, kadang tidak ada. Itulah salah satu faktor yang harus dipikirkan sebelum BWF mengambil keputusan. Mereka cuma memutuskan di atas kertas. Namun, orang yang menjalaninya di lapangan yang menemui banyak kendala,’’ sambungnya.

Terkait dengan adaptasi, sistem poin 11 x 5 juga bakal mengubah pola latihan. Dengan 11 poin, pemain harus lebih cepat. Baik dari segi antisipasi maupun reaksi.

’’Perubahan akan jauh lebih banyak ke game teknik. Bukannya fisik nggak perlu. Hanya, persentasenya bisa 60–70 persen lebih ke arah teknik,’’ jelas pelatih 57 tahun tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore