
FILANTROPI DAN OLAHRAGA: Konferensi pers Fun run Serviam Charity Challenge (SCC) 2023 di Kampus Santa Maria, Jalan Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).
JawaPos.com - Kegiatan olahraga tidak hanya sekadar mengolah fisik dan mencari kebugaran semata. Berolahraga pun bisa berbagi untuk kegiatan filantropi. Baik untuk kesehatan maupun pendidikan.
Begitu halnya fun run Serviam Charity Challenge (SCC) 2023. Lari yang digelar oleh Alumni Serviam Indonesia (IASI) ini dijadwlakan di SCBD, Jakarta Selatan, pada Minggu (17/9).
Pendiri IASI Suster Moekti Gondosasmito mengatakan, SCC 2023 merupakan langkah nyata IASI untuk mengabdi kepada masyarakat Indonesia. Warga Jakarta dan sekitarnya, baik pehobi lari maupun latar belakang apa pun ikut serta memeriahkan event tersebut.
"Acara ini mengusung esensi kebersamaan, filantropi, dan proaktifitas dengan puncaknya berupa kegiatan lari Fun Run dan Festival Penutupan SCC," ujar Suster Moekti Gondosasmito di Kampus Santa Maria, Jalan Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).
IASI merupakan gabungan lulusan dari tiga sekolah Ursulin terkemuka, yaitu Santa Maria, Santa Ursula, dan Santa Theresia.
Ketua Penyelenggara Svida Alisjahbana menyebut SCC 2023 adalah wujud konkret dari kerja sama yang kuat antara Sekolah Ursulin dan biara Ursulin di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia.
"Setiap peserta memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam penggalangan dana untuk inisiatif yang kami pilih," ungkap Svida Alisjahbana. Adapun kegiatannya itu Pencegahan Stunting bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), lalu besiswa kepada siswa/siswi kurang mampu melalui Yayasan Beasiswa Ursulin (USF), dan Klinik Serviam Sehat untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses.
Fun run diperkirakan diikuti 3 ribu perserta. Semua terbagia dua kategori, yakni 2,5K dan 6K. Dari fun run ini ditargetkan terkumpul donasi Rp 5 miliar.
"Intinya fun run ini bukan sekadar lari untuk cari hadiah, melainkan manifestasi dari dedikasi IASI untuk Indonesia. Ditetapkan dalam etos sekolah-sekolah kami, yang dipandu oleh Suster Ursulin," ujarnya.
Dia berharap agenda SCC sukses dan akan digelar secara rutin di tahun-tahun mendatang.
Ketua Ikatan Alumni Serviam Indonesia Angela M Basiroen menambahkan, pihaknya memilih penanganan stunting sebagai pilihan penyaluran donasi, karena pemerintah Indonesia menargetkan mengurangi stunting sebesar 14 persen pada 2024.
Langkah yang sudah dilakukan yakni antara lain pendampingan bagi ibu-ibu di kawasan Serang Timur, Banten, melalui Posyandu setempat.
Sedangkan penyaluran beasiswa melalui Ursulin Scolarship Foundation diberikan kepada siswa TK hingga Perguruan tinggi, tanpa memandang latar belakang agama. Hal itu sebagai kontribusi untuk distribusi pendidikan berkualitas yang merata di seluruh Indonesia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
