Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2020 | 23.20 WIB

Di Latihan Sudah Bagus Semua, Tapi di Pertandingan Sering Ragu-Ragu

Fitriani China Open 2019 - Image

Fitriani China Open 2019

JawaPos.com-Malaysia Masters 2020 menjadi ajang pembuka BWF World Tour tahun ini. Ajang berlevel Super 500 itu akan berlangsung di Axiata Arena mulai besok (7/1) sampai 12 Januari mendatang.

Tahun lalu, ada dua wakil Indonesia yang melangkah ke final. Yakni ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Namun, hanya Marcus/Kevin yang bablas menjadi juara. Sedangkan Greysia/Apriyani kalah dari unggulan pertama asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dalam rubber game.

Tahun ini, Marcus/Kevin yang merupakan ganda putra nomor satu dunia sangat berpeluang untuk mempertahankan gelar. Selain itu, Indonesia juga mengandalkan ganda putra nomor dua Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie juga menjadi senjata Indonesia pada sektor tunggal putra.

Sementara itu, tunggal putri nomor satu Indonesia Gregoria Mariska Tunjung akan mendapatkan tantangan berat sejak babak pertama. Dia berhadapan dengan juara dunia 2013 asal Thailand, Ratchanok Intanon. Dalam enam kali pertemuan, Gregoria selalu kalah.

Menanggapi hal ini, pelatih kepala tunggal putri PBSI Rionny Mainaky mengatakan bahwa Gregoria harus siap menghadapi siapa pun lawannya. Termasuk Intanon.

''Hasil undiannya ketemu Ratchanok lagi di babak awal. Memang sering sekali harus bertemu Ratchanok, tapi inilah hasil undian, harus dihadapi. Ketemu siapa pun harus hadapi dan harus bisa lewati,” ujar Rionny dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos dari PP PBSI.

''Gregoria sudah berapa kali ketemu Ratchanok, pasti dia sudah tahu apa saja yang mesti diantisipasi. Misalnya smes-smes beloknya. Gregoria pun harus lebih fokus lagi di poin-poin akhir, jangan sampai lengah dan pokoknya harus bisa pegang kontrol terus,” imbuhnya.

Sementara itu, tunggal putri Fitriani akan berhadapan dengan wakil Tiongkok, Cai Yan Yan. Fitriani dua kali kalah dalam dua pertemuan melawan Yan Yan di Denmark Open 2019 dan Spain Masters 2019.

''Kalau Fitri, di latihan sudah bagus semua. Di beberapa penampilan terakhir kemarin kan masih sering ragu-ragu mau main apa,'' kata mantan pelatih ganda putra nasional Jepang itu.

''Dia lebih cenderung main defense, sekarang dengan situasi lapangan misalnya angin, kan memang tidak mudah main defense. Main defense kalau nggak akurat bisa out. Saya terus dorong supaya Fitri bisa mengatasi masalahnya kalau di pertandingan, soalnya di latihan tidak ada masalah,” imbuhnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore