
ilustrasi
JawaPos.com - Dukungan untuk kembali mereformasi tata kelola sepakbola di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Bahkan jalan keluarnya yakni pembentukan kepengurusan baru lewat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI sampai dengan pembentukan Tim Normalisasi PSSI.
Momen itu kemudian menjadi bahan Tim Transisi PSSI untuk memberikan konsep tentang tata kelola yang baik terhadap sepak bola Nasional. Seperti apa konsepnya? Salah satu anggota Tim Transisi PSSI, Cheppy T Wartono menyatakan bahwa, konsep tata kelola sepak nasional tidak akan mereka pikirkan sendiri.
Sebab, mereka akan melibatkan sejumlah komponen lain dalam Sarasehan Sepak Bola Nasional yang akan digagas sepanjang Oktober sampai dengan November nanti.
"Ada banyak konsep dan pemikiran yang kami butuhkan dalam memajukan sepak bola tanah air. Dan itu bisa muncul dalam sarasehan nanti," ujar Cheppy.
Bahkan, untuk mendapatkan ide yang brilian, Cheppy menyebutkan bahwa mereka akan mengundang tiga federasi sepak bola negara tetangga, yaitu Brunei Darussalam, Australia dan Jepang. (dik/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
