
Harrison Barnes
JawaPos.com -Small Forward Golden State Warriors, Harrison Barnes membuat keputusan mengejutkan.
Dia menolak tawaran perpanjangan kontrak dari tim yang dibawanya menjadi jawara NBA 2014-2015 tersebut. Padahal, Warriors telah menawarinya kontrak dengan nilai selangit yang mencapai USD 64 juta (Rp 927 miliar) untuk empat tahun ke depan.
Angka tersebut sama dengan dia mendapatkan kontrak USD 16 juta (Rp 231 miliar) per musim. Nilai kontrak yang akan membuatnya menjadi salah satu pemain dengan gaji termahal di Warriors.
Saat ini sendiri, Barnes masih menyisakan kontrak semusim di Warriors dengan nilai bayaran USD 3.8 juta (Rp 55 miliar) per musim. Itu adalah kontrak sejak dia kali pertama bergabung di Warriors sebagai rookie pada musim 2012-2013.
"Tawaran USD 16 juta (per musim) tidak diterima. Tapi, itu akan menjadi tawaran awal untuk negoisasi yang akan berlangsung sampai 31 Oktober mendatang," ungkap salah satu sumber ESPN di internal Warriors.
Sampai saat ini sendiri, pemain termahal di Warriors masih dipegang shooting guard, Klay Thompson dengan gaji USD 16.63 juta (Rp 241 miliar) per musim. Diikuti Draymond Green dengan USD 15.3 juta (Rp 221 miliar) per musim, dan Andrew Bogut dengan USD 12.68 juta (Rp 183 miliar) per musim.
Warriors memang pantas merogoh kocek lebih dalam untuk pemain 23 tahun tersebut. Barnes adalah salah satu pilar utama Warriors meraih gelar NBA musim 2014-2015 kemarin. Dia satu-satunya starter yang tak pernah absen di 82 pertandingan musim regular dan 21 pertandingan playoff musim lalu.
Torehannya di musim reguler lalu juga tertinggi sepanjang tiga tahun kariernya di NBA. Dia mengemas 10,1 poin dan 5.5 rebound per game. Capaian apik itu dia teruskan di playoff dengan mengemas 10.6 poin dan 5.2 rebound per game.
Sampai 31 Oktober mendatang, Warriors harus berjuang keras mendapatkan tanda tangannya. Jika gagal, pada Juli 2016 mendatang Barnes akan mendapat status restricted free agent. Itu artinya, tim-tim NBA akan bersaing mendapatkan tandangannya dengan tawaran gaji yang makin berlipat. (irr/andi/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
