Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 18.40 WIB

Sarit Suwannarut Memimpin Hari Pertama Mandiri Indonesia Open 2023

Pegolf Thailand Sarit Suwannarut. - Image

Pegolf Thailand Sarit Suwannarut.

JawaPos.com–Sarit Suwannarut tampil mengesankan dan memimpin pertandingan hari pertama Mandiri Indonesia Open 2023 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Kamis (3/8). Dia mencetak 64 pukulan atau 8 di bawah par.

Sarit Suwannarut mencetak dua eagle di hole 6 dan 18, lima birdie di hole 1, 4, 5, 14, dan 17, serta bogey di hole 8. Suwannarut bersyukur bisa membuat putting yang bagus sehingga bisa memimpin di hari pertama turnamen berhadiah total US $ 500 ribu itu.

”Semuanya karena putting. Driver dan iron saya tidak begitu bekerja dengan bagus. Ada dua hole yang menjadi titik balik saya, yaitu pertama dengan mencetak eagle di hole 6 dan yang paling besar di hole 9. Drive saya kurang bagus di pukulan pertama, melenceng ke kanan, sementara approach saya gagal ke kiri sehingga harus melakukan putt sejauh 25 feet. Saya pikir itu momen-momen yang membuat saya bisa membuat saya bisa bermain seperti hari ini,” kata Suwannarut, juara Indonesian Masters tahun lalu.

Pegolf asal Thailand itu unggul satu pukulan dari Woohyun Kim (Korea Selatan), Doyeob Mun (Korea Selatan), dan Scott Hend (Australia), yang menempati posisi T 2. Seperti Suwannarut, Kim juga mencetak eagle di hole 18.  

Kim yang lolos Q-school Asian Tour pada 2020 merasa puas dengan hasil yang dicapai di pertandingan hari pertama.

”Ini merupakan start yang bagus. Saya membuat birdie di hole pertama dan eagle di hole terakhir. Saya pikir pukulan ketiga saya di hole 18 sedikit terlalu panjang, tapi ternyata pantulannya lembut dan masuk,” kata Kim.

Empat pegolf menyusul di posisi T-9 dengan masing-masing mencetak 66 pukulan atau 6 di bawah par. Mereka adalah Ryo Hisatsune (Jepang), Richard T. Lee (Kanada), Chang Wei-lun (Taipei), dan Nitithorn Thippong (Thailand).

Sementara itu, Elki Kow dan pegolf amatir Gabriel Hansel Hari menjadi pegolf Indonesia yang mencetak hasil terbaik. Yakni membuat 67 pukulan atau 5 di bawah par. Mereka menempati posisi T-9 bersama dengan dua pegolf Thailand, Panuphol Pittayarat dan Settee Prakongvech.

”Secara keseluruhan permainan saya cukup baik. Walaupun banyak miss fairway, tapi selalu in play. Ada banyak kesempatan membuat birdie. Tantangannya adalah pin placement-nya, terlalu mudah dan banyak di pojok belakang,” kata Elki yang mencetak birdie di hole 4, 6, 11, dan berturut-turut di hole 14, 15, 16, dan 17. Sayangnya dia membuat bogey di hole 7 dan hole terakhir. 

”Saya harus lebih berhati-hati dalam membuat keputusan. Harus diperhitungkan opsi-opsinya. Bisa bermain di turnamen ini saya merasa bersyukur. Saya bermain tanpa ada rasa tekanan dan berusaha untuk main happy,” lanjut Elki.

Turnamen Indonesia Open merupakan turnamen milik Indonesia yang sudah diselenggarakan sejak 1974. Namun, hingga saat ini hanya satu pegolf Indonesia yang pernah menjadi juara, yaitu Kasiadi pada 1989.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore