
Pendiri Dama Kara sekaligus CEO Dama Kara Foundation Nurdini Prihastiti. (Istimewa)
JawaPos.com - Penyandang disabilitas menyimpan kreativitas tanpa batas. Sehingga, eksplorasi potensi menjadi penting untuk dilakukan guna membantu menopang kesejahteraan mereka.
Nurdini Prihastiti, yang akrab dipanggil Dini, melalui Dama Kara, memberdayakan penyandang disabilitas untuk berkarya di bidang fesyen. Mereka didampingi untuk menuangkan berbagai imajinasi ke dalam aneka desain, serta fesyen.
Hasilnya, karya tersebut bukan sekadar ruang ekspresi bagi para penyandang disabilitas, namun juga menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Bahkan karya-karya yang dihasilkan berhasil dipamerkan pada ajang peragaan busana internasional.
”Saya berkomitmen membuat Dama Kara sebagai sebuah wadah penyandang disabilitas ini untuk bisa berkarya dan merangkul mereka. Kami percaya bahwa sejatinya berkarya itu tidak mengenal keterbatasan,” tutur Nurdini Prihastiti, pendiri Dama Kara sekaligus CEO Dama Kara Foundation.
Dari hasil kontemplasi Dini dan sang suami, mereka sepakat untuk memulai aksi filantropi di tengah aktivitas bisnis Dama Kara. Basisnya tetap bertumpu pada lini usaha di bidang sandang dan konveksi.
Dini terus mencari model filantropi yang memberi kebermanfatan lebih luas. Sejak berdiri di awal 2020, Dama Kara merangkul para perajin dan penjahit perempuan di sekitar tempat usaha di Bandung dan beberapa kota di Jawa Barat.
Mengingat banyak produk merupakan buatan tangan alias handmade, Dama Kara memberi pelatihan kepada ibu-ibu untuk kemudian diminta membantu pengerjaan busana.
Pelibatan kaum perempuan dirasa tak cukup. Dini pun memperluas kebermanfaatan Dama Kara dengan mengajak kaum rentan yang selama ini terlupakan: penyandang disabilitas.
Dini mantap untuk melibatkan kaum disabilitas dalam pengerjaan karya Dama Kara. Pelibatan penyandang disabilitas pada karya-karya Dama Kara itulah yang melatari berdirinya Dama Kara Foundation pada 2024.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022